Minggu, 29 Maret 2015

Jaksa Tahan Ketua KoBar-GB Aceh

Sabtu, 6 Juli 2013 13:00

* Sekretarisnya Sesalkan Penahanan

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menahan Ketua Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Aceh, Sayuthi Aulia, selama 20 hari di Rutan Banda Aceh, Gampong Kajhu, Aceh Besar, sejak Kamis (4/7). Pria yang kerap memimpin demo guru itu sejak beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus perbuatan tidak menyenangkan terhadap seorang guru.

Perbuatan tidak menyenangkan itu dilaporkan seorang guru SMAN 3 Banda Aceh kepada polisi, April 2013. Ia menuduh Sayuthi telah melapornya ke Kadisdikpora Banda Aceh, sehingga ia mengklaim gara-gara laporan itulah ia dipindah dari SMKN 5 Telkom ke SMAN 3 Banda Aceh. Guru tersebut menganggap ketika itu Sayuthi telah melakukan perbuatan tak menyenangkan kepadanya. Tapi hal dibantah Sayuthi.

Sayuthi justru ditahan seusai ia dan berkas perkaranya dilimpahkan penyidik dari Polsek Luengbata ke Kejari Banda Aceh.

Informasi ini awalnya diperoleh Serambi dari beberapa guru di Banda Aceh. Kajari Banda Aceh, Soufnir Chibro SH melalui Kasi Pidum Mukhzan SH membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, pada Kamis (4/7), seusai menerima pelimpahan tersangka dan berkas perkaranya dari Penyidik Polsek Luengbata, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syarifah Rosnizar SH memintai keterangan Sayuthi.

“Seusai diperiksa, seperti tersangka lainnya, petugas Kejari membawa yang bersangkutan ke ruang tahanan persis di belakang ruang pemeriksaan. Tetapi bukan ditahan, melainkan diamankan sementara sambil menunggu apakah tersangka tetap tidak ditahan, seperti halnya ketika di Polsek atau ditahan. Nah, ketika itu yang bersangkutan arogan kepada petugas dan mempersoalkan pengamanan sementara itu,” kata Kasi Pidum menjawab Serambi kemarin.  

Halaman12
Editor: hasyim
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas