Jumat, 19 Desember 2014
Serambi Indonesia

Buku Wahdatul Wujud Dibedah

Selasa, 30 Juli 2013 10:21 WIB

BANDA ACEH - Buku berjudul Wahdatul Wujud; Membedah Dunia Kamal karya Dr Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad, MA, Senin (29/7), dibedah menjelang acara buka puasa bersama di D’Rodya Cafe, Beurawe, Banda Aceh. Acara itu digagas The Aceh Institute, Qatar Charity, dan Bandar Publishing, penerbit buku karya dosen IAIN Ar-Raniry tersebut.

Pembedah pertama, Dr Jabbar Sabil dalam ulasannya mengatakan, buku tersebut merupakan sebuah karya fenomenal karena ditulis dengan pendekatan spiritual yang mendalam, pembahasan buku juga cukup hirarki. Tetapi, Jabbar Sabil mengatakan dirinya tidak sepakat dengan penulis buku yang menyebut sebagai epistimologi irfani.

“Saya melihat buku Wahdatul Wujud ini berusaha memprovokasi kita untuk turut serta dalam spiritual penulisnya,” kata Jabbar Sabil.

Sementara Prof Dr Yusni Saby, MA yang juga memberi ulasan pada buku tersebut mengatakan, Wahdatul Wujud merupakan isu ‘gawat’. Sebab menurutnya, sudah sangat banyak orang yang mati karena buku Wahdatul Wujud dalam dunia Islam. Selain itu, Yusni Saby juga menyarankan adanya editor ahli pada buku itu. “Yang perlu dikembangkan di buku ini adalah dari segi editorialnya yang memiliki keilmuan pada bidangnya,” ujarnya.

Ia menganggap buku yang ditulis Kamaruzzaman itu merupakan karya pendahuluan dan perlu ditulis oleh para cendekiawan lainnya di Aceh yang bersifat spiritual dengan topik yang kontroversial. “Isu wahdatul wujud dulunya menjadi ajang pertumpahan darah karena sama-sama tidak saling tahu,” kata Yusni Saby.

Bedah buku yang dimoderatori oleh Chairul Fahmi, diakhiri dengan buka puasa bersama berbagai elemen yang hadir dalam acara tersebut.(ari)

Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas