• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Pemda Diminta Batalkan Rencana Tukar Guling Kawasan Hutan

Sabtu, 3 Agustus 2013 12:33 WIB

TAPAKTUAN – Anggota DPRK Aceh Selatan, Zirhan SP meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan membatalkan rencana tukar guling areal pengganti kawasan hutan dengan PT Barumun Agro Sentosa (PT BAS) seluas 11.000 hektar dikawasan Trumon. Menurutnya, kawasan yang hendak dijadikan hutan lindung tersebut merupakan lahan produktif yang sudah dan dirasakan hasilnya oleh masyarakat.

Menurutnya, langkah yang diambil Gubernur Aceh yang waktu itu masih dijabat oleh Irwandi Yusuf dan Bupati Aceh Selatan yang pada saat itu dijabat oleh Tgk Husin Yusuf SPdi sangatlah keliru, sebab dilahan yang direncanakan akan ditukar guling dengan PT Barumun Agro Sentosa (PT BAS) yang kemudian akan dijadikan hutan lindung tersebut merupakan lahan produktif. “Jadi saya harap kebijakan bupati lama, Tgk Husin Yusuf dan Gubernur Aceh lama, Irwandi Yusuf itu tidak dilanjutkan dan disetujui oleh Gubnernur Aceh dan bupati Aceh Selatan yang baru,” kata Zirhan SP kepada Serambi, Jumat (2/8).

Legislator Partai Aceh (PA) yang juga Sekretaris Fraksi Partai Aceh ini menilai, jika lahan tersebut diperuntukkan sebagai hutan lindung maka akan sangat bertentangan dengan usulan tata ruang Aceh Selatan dan RTRW Aceh, dimana dalam usulan tata ruang Aceh Selatan hutan produktif 29 persen dari total wilayah Aceh Selatan, seddangkan dalam RTRW 31 persen dari wilayah Aceh Selatan. “Intinya kedepan Aceh Selatan punya rencana untuk menambah hutan produksi, jadi kalau ini disepalkati akan sangat bertentangan dengan RTRW. Terlebih jika dilahan seluas 11.000 hektar itu dijadikan hutan lindung maka masyarakat di Trumon akan kehilangan lahan pertanian, kondisi tersebut tentunya akan merugikan masyarakat dan daerah,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Zirhan meminta Kepada Gubernur Aceh yang baru dan Bupati Aceh Selatan meninjau ulang dan membatalkan Surat Keputusan Bupati Aceh Selatan No 348 tahun 2012 tertanggal 10 Desember 2012 tentang pembentukan panitia tata batas kawasan hutan Kabupaten Aceh Selatan, serta meminta Pemda tingkat I dan Tingkat II untuk tidak menyetujui berita acara tukar menukar kawasan hutan dengan Direksi PT Barumun Agro Sentosa tersebut.

PT Barumun Agro Sentosa (BAS) melalui asisten Director, Husin melalui suratnya tertanggal 05 Juli 2013 No: 027/BAS/Mhn/VII/2013 prihal penatabatasa lahan pengganti kawasan hutan di Kabupaten Aceh Selatan meminta waktu kepada Bupati Aceh Selatan untuk melaksanakan penata batasan sesuai dengan berita acara tukar menukar hutan antara Menteri Kehutanan dengan Direksi PT BAS, serta keputusan Menteri Kehutanan RI tentang penunjukan kawasan hutan produksi tetap dan suaka margasatwa yang berasal dari lahan pengganti. (tz)

Editor: hasyim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
233494 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas