• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 24 September 2014
Serambi Indonesia

Kasus Bentrok Mahasiswa Unsam Berakhir Damai

Minggu, 4 Agustus 2013 10:02 WIB

* Uang Bantuan Rektor untuk Logistik

LANGSA - Kasus insiden bentrok fisik mahasiswa Universitas Samudra (Unsam) Langsa dari kubu Pemerintah Mahasiswa (Pema) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Selasa (30/7) malam lalu, berakhir damai. Perdamaian tersebut langsung difasilitasi pihak Biro Rektorat Unsam setempat.

Rektor Unsam Langsa, Drs Bachtiar Akop MPd, ketika dihubungi Serambi Sabtu (3/8) mengatakan, kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan, dan kedua belah pihak baik mahasiswa dari Pema dan Mapala yang terlibat pertikaian berapa hari lalu itu, telah bersedia menyelesaikan masalah ini dengan damai tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Menurutnya, insiden perkelahian antara sesama mahasiswa Unsam pada Selasa (30/7) lalu terjadi, karena adanya kesalah pahaman diantara mereka saja, yang seharusnya tidak pantas dijadikan masalah atau dibesar-besarkan. Apalagi sebelumnya mereka baik mahasiswa dari Pema dan Mapala, sama-sama terlibat langsung dalam membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah di Gayo.

Rektor berharap kasus bentrok seperti itu tidak akan terulang dan terjadi lagi, dan apa yang telah terjadi itu menjadi catatan dan pengalaman hidup bagi mereka. Karena dampak atas keributan ini tidak ada yang diuntungkan, melainkan merugikan mereka sendiri serta menimbulkan imej dan asumsi pencitraan yang buruk di tengah masyarakat. Mahasiswa sebagai orang yang berintelektual tinggi, harus cerdas dan pandai melihat ataupun menyelesaikan persoalan apapun yang muncul.

“Mereka terlibat bentrok malam itu, semuanya kita hadirkan, serta juga melibatkan pihak Dekan Fakultas. Dalam pertemuan ini disepakati, bahwa kasus ini diselesaikan dengan damai, dan menyangkut laporan ke polisi, pelapor dari mahasiswa Mapala akan segera mencabut laporannya itu. Kasus ini tidak mungkin diperpanjang apalagi yang terlibat sesama mahasiswa, dan ini bulan suci Ramadhan, kita harus saling memaafkan,”

katanya, seraya menambahkan, mahasiwa Mapala juga telah mengembalikan uang Rp 1 juta titipan untuk biaya perjalanan mahasiswa Pema kepada pihaknya. Kemudian setelah lebaran Idul Fitri, juga akan diadakan kenduri peusijuk mahasiswa tersebut.(c42)

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
234044 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas