• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Serambi Indonesia

Empat Caleg Aceh Besar tak Lulus Mengaji

Selasa, 6 Agustus 2013 11:58 WIB

BANDA ACEH - Sebanyak empat dari 33 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRK Aceh Besar, dinyatakan tidak lulus uji mampu baca Quran yang dilaksanakan Senin (5/8) kemarin. Hasil penilaian tim penguji menyatakan, keempat bacaleg tambahan kuota 120 persen itu tidak mencapai standar nilai yang ditentukan juri dengan kategori fasahah, adab, dan tajwid.

“Calon yang tidak lulus itu merupakan perwakilan partai nasional dan lokal. Untuk kehadiran, semuanya datang untuk diuji, tidak ada yang abstain ataupun berhalangan,” kata Ketua KIP Aceh Besar Cut Agus Fathillah SH, kepada Serambi, Senin (5/8).

Ke-33 bacaleg yang ikut uji mampu baca Quran itu merupakan kategori penambahan 20 persen yang diajukan 13 partai politik, terdiri atas 24 calon laki-laki dan sembilan calon perempuan.

Para bacaleg tersebut diwajibkan mengikuti uji mampu baca Quran sebagai salah satu syarat untuk menjadi anggota dewan. Hasil uji baca Quran tersebut adalah hasil keputusan tim Ipqah Aceh Besar yang diketuai Drs Mukhtaruddin MSi dengan anggota Sanaul Khair SHI dan Takdir Feriza SPdI.

Dari Aceh Selatan dilaporkan, sebanyak 39 bacaleg tambahan untuk DPRK Aceh Selatan, mengikuti tes uji mampu baca Alquran di aula Kantor KIP setempat, Minggu (4/8)  Tes Uji mampu Alquran yang berlangsung.

Sekretaris KIP Aceh Selatan, Tahta Amrullah SSTP mengatakan, dari jumlah 15 partai politik, dua di antaranya tidak mengajukan bacaleg tambahan, yakni Hanura dan PDA. “Uji mampu baca Alquran ini merupakan syarat mutlak. Jika dinilai tidak mampu, maka bacaleg bersangkutan berarti dinyatakan tidak memenuhi syarat,” kata dia.

Tahta Amrullah menegaskan, partai yang mendaftarkan bacaleg tambahan tidak diberi kesempatan lagi untuk masa perbaikan. Jadi, setiap bacaleg yang didaftarkan sudah harus benar-benar memenuhi syarat. “Bagi bacaleg yang gugur tidak ada lagi masa perbaikan dan pergantian. Sebab, bacaleg tambahan yang didaftarkan ini memang sudah benar-benar memenuhi syarat,” jelasnya.

Ditambahkannya, pelaksanaan uji mampu baca Alquran yang berlangsung, Minggu (4/8) sesuai perintah KIP Aceh mengingat belum dilantiknya lima komisioner KIP Aceh Selatan yang sudah di tetapkan beberapa waktu lalu. “Sesuai aturan, jika terjadi kekosongan komisioner, maka tugas dan fungsi di ambil oleh komisioner KPU satu tingkat di atasnya,” jelas Tahta Amrullah.

Adapun tim penguji pada tes uji mampu baca Alquran tersebut, tambah Tahta, yakni Syamsuir Nazir SAg (Imam Besar Masjid Agung Tapaktuan), Ahmad Munir SAg dan Khairizal SAg. “Hasil ini akan kita laporkan dulu ke KIP Aceh, baru nantinya KIP Aceh yang akan memproses,” pungkas Tahta.(sr/tz)

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas