• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Serambi Indonesia

Wagub Sidak ke Puskesmas Blang Bintang

Kamis, 15 Agustus 2013 10:53 WIB
Wagub Sidak ke Puskesmas Blang Bintang
SERAMBI/HERIANTO
Wagub Aceh, Muzakir Manaf didampingi Kadinkes Aceh, dr Taqwallah dan Kadinkes Aceh Besar, sedang berdialog dengan seorang pasien rawat inap Puskesmas Blang Bintang Aceh Besar, Rabu (14/8). Kunjungan wagub ke Puskesmas itu, untuk melihat peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas. 

BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Taqwallah dan Kadis Kesehatan Aceh Besar dr Wahyu Zulfiansyah melakukan inspeksi mendadak (sidak)  ke Puskesmas Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar,  Rabu (14/8)  kemarin. “Kunjungan dadakan ke Puskesmas ini akan kita lakukan secara rutin untuk mendorong pihak Puskesmas meningkatkan  pelayanan kesehatannya kepada masyarakat,” ungkap Muzakir Manaf kepada wartawan usai meninjau Puskesmas Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu kemarin, sebelum terbang ke Jakarta.

Peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas, kata Muzakir Manaf, harus dimulai dari kebersihan lingkungan Puskesmas, mulai dari ruang IGD, kamar pemeriksaan pasien, rawat inap, toilet, ruang kartu, ruang obat, ruang laboratorium,  sampai pada ruang kantor dan lingkungan Puskesmas.

Selain faktor kebersihan, kata Wagub,  perilaku petugas kesehatan yang  melayani masyarakat berobat juga harus bersikap  ramah dan murah senyum. Tidak boleh bersikap kasar kepada pasiennya.

Sikap ramah dan murah senyum, kata Wagub, merupakan kewajiban dan tuntutan tugas yang mutlak dilakukan petugas kesehatan kepada pasien yang datang berobat ke Puskesmas. “Sikap ramah itu dimulai dari penerimaan pasien di ruang pengambilan antrean berobat atau ruang pengambilan kartu berobat,” kata dia.

Hasil peninjauannya di Puskesmas Blang Bintang, kata Wagub,  menunjukkan bahwa tingkat kebersihan dan penataan ruang periksa dan lainnya sudah mengalami perubahan dan perbaikan.  “Dua bulan lalu kebersihannya masih kurang, sekarang sudah bersih, dan kondisi ini perlu terus ditingkatkan,” kata pria yang akrab disapa Mualem itu.

Jumlah pasien yang berobat, menurut laporan Kepala Puskesmas dr Laila Fitria, terus bertambah, dari 50 orang  menjadi 70 - 100 orang/hari. Hal ini disebabkan karena pelayanan perawat dan dokternya sudah bagus. “Dokter umumnya  berjumlah tiga orang, setiap hari aktif bertugas sampai sore, begitu juga dokter giginya,” kata dia.

Kadis Kesehatan Aceh dr Taqwallah mengatakan,  salah satu misi dari Pemerintahan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir) dalam bidang kesehatan adalah menjadikan Puskesmas sebagai garda terdepan dalam menjamin kesehatan masyarakat. Maksudnya Puskesmas harus menjadi tempat berobat pertama  yang dapat diandalkan.

Dokter dan perawat Puskesmas harus bisa menumbuhkan keyakinan atau kepercayaan masyarakat bahwa  berobat di Puskesmas bisa menyembuhkan penyakitnya. “Kalau itu sudah dirasakan masyarakat, insya Allah apa yang menjadi cita-cita pemerintah Zikir tadi, tidak lama lagi bisa diwujudkan, asal dokter Puskesmas dan perawatnya komit dengan janjinya,” tutur  Taqwallah. (her)    

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
236523 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas