• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Serambi Indonesia

Evawani Efliza, Masuk 20 Besar Kontes ‘World Muslimah 2013’

Minggu, 1 September 2013 09:48 WIB
Evawani Efliza, Masuk 20 Besar Kontes ‘World Muslimah 2013’
Evawani Efliza 

KONTES ‘World Muslimah’, mungkin masih terdengar asing di telinga sebagian masyarakat Aceh. Namun, siapa sangka, Evawani Efliza, gadis berdarah Aceh yang sekarang tinggal di Calgary, Kanada, mampu membawa nama harum Aceh di ajang kontes yang diselenggarakan World Muslimah Foundation (WMF) itu.

Evawani yang sejak kelas II SMA diboyong orang tuanya ke negara persemakmuran di benua Amerika itu, mengikuti Kontes ‘World Muslimah 2013’ yang proses seleksinya sudah dimulai sejak Juni 2012 lalu. Ia berhasil menyingkirkan 551 kontestan dari Indonesia dan negara lainnya, seperti seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Afganistan, Bangladesh, Iran, Nigeria dan Amerika Serikat. 

Dara Aceh yang akrab disapa Eva itu berhasil menembus 20 besar di Kontes World Muslimah 2013 ini. Berawal dari keisengan seorang Eva yang senang membuka tutorial hijab melalui media online, Eva dengan iseng-iseng masuk ke sebuah link di internet, dan ternyata itu merupakan link World Muslimah.

Eva yang kini tercatat sebagai mahasiswi Psikologi di Universitas Mount Royal, Calgary, Kanada, awalnya tak begitu yakin dengan link World Muslimah tersebut. “Apalagi, kontes World Muslimah ini mendaftarnya dilakukan secara online,” ujarnya menjelaskan keraguannya saat itu.

Tetapi, lanjut Eva, karena sudah diburu rasa ingin tahu yang besar dan ingin coba-coba, Eva akhirnya mendaftar saja dengan menuliskan biodata diri. “Alhamdulillah ketika dicek, Eva lulus registrasi awal. Kemudian, terpilih lagi hingga masuk 20 besar untuk memperebutkan Miss Favourit pilihan fans,” ceritanya dengan penuh semangat.

Menurut Eva, sesuai dengan tema Peace & Humanity yang diangkat dalam penyelenggaraan 3rd Annual Award of World Muslimah 2013, peran dan tugas pemenang World Muslimah yang akan datang akan difokuskan sebagai Duta Kemanusiaan. “Di sini, kita akan menyuarakan berbagai isu krusial menyangkut umat Islam, termasuk keberpihakan pada perempuan,” katanya kepada Serambi, di Banda Aceh, Selasa (27/8) lalu.

Kontes World Muslimah, sebut Eva, adalah sebuah ajang di mana semua kontestannya memakai pakaian muslimah dan berkerudung secara syar’i dan diwajibkan mahir membaca Alquran. “Mengikuti babak 20 besar ini, pada 10 September nanti, Eva masuk karantina di Jakarta. Sedangkan untuk pemilihan Miss favorit sudah dibuka sejak Agustus sampai sekarang,” ujarnya.

Eva mengaku telah mempersiapkan berbagai keperluan untuk mengikuti karantina dan malam grand final yang akan diadakan di Balai Sarbini, Jakarta, pada 18 September mendatang, yang akan ditayangkan secara live di ANTV. Para pesaingnya di babak 20 besar ini antara lain dari AS, Iran, Nigeria, Bangladesh, Brunei Darussalam, dan peserta dari sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.

“Mohon dukungan doa dan sms dari masyarakat Aceh agar saya bisa terpilih menjadi World Muslimah 2013 terfavorit dengan cara login di akun facebook anda, klik link http://ads2.kompas.com/layer/muslimah/20 semifinalis, kemudian pilih Evawani Efliza kemudian klik di vote dua kali sampai keluar kata sukses,” pinta Eva mengakhiri wawancaranya dengan Serambi. (masyitah rivani)

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: side/topik_populer.php

    Line Number: 11

TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas