Rabu, 26 November 2014
Serambi Indonesia

KIP Aceh Sosialisasi Aturan Kampanye

Kamis, 3 Oktober 2013 14:42 WIB

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Selasa (1/10), menyosialisasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye dan PKPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye. Sosialisasi yang digelar di Hotel Permata Hati, Aceh Besar itu diikuti pimpinan partai politik (parpol) tingkat provinsi dan calon DPD.

“Terkait aturan pemasangan alat peraga kampanye, KIP hanya mengatur empat hal yaitu baliho, spanduk, bendera, dan umbul-umbul. Selain dari itu, parpol bebas berkampanye, tapi tetap memperhatikan aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi, kepada Serambi, kemarin.

Untuk pemasangan baliho, menurutnya, satu desa hanya dibolehkan satu baliho dan hanya boleh memuat gambar pengurus partai yang bukan caleg. “Kalau pengurus partai itu adalah caleg, maka tidak boleh gambarnya masuk dalam baliho. Kita sudah koordinasi dengan KIP Kabupaten/kota bahwa ditiap desa ada zona dan lokasi dan antara zona dan lokasi itu tak boleh dicampur,” tambahnya.

Bagi yang melanggar, lanjut Ridwan, akan diberitahukan kepada yang bersangkutan untuk menurunkan alat peraganya. “Jika pemberitahuan kita tak diindahkan, maka alat peraga tersebut akan diturunkan oleh pihak keamanan dengan rekomendasi Bawaslu,” timpalnya. Kepada semua parpol peserta pemilu, caleg, dan calon DPD, Ridwan mengimbau agar mematuhi aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, juga dibahas PKPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye. “Dalam pertemuan itu kita sampaikan bahwa setiap parpol harus memiliki rekening khusus dana kampanye di bank umum. Rekening itu memuat laporan pengeluaran dan penerimaan dana kampanye yang digunakan partai dalam bentuk jasa atau barang,” katanya. Laporan dana kampanye, tambah Ridwan, paling lambat diserahkan kepada pihaknya 14 hari sebelum kampanye dalam bentuk rapat umum dimulai.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Aceh Barat. KIP setempat, kemarin, mengadakan mengadakan sosialisasi alat peraga kampanye dan tentang pelaporan dana kampanye di Aula Kantor Bupati. Kegiatan itu diikuti 50 peserta dari parpol peserta pemilu. “Dengan sosialisasi terhadap penggunaan alat peraga kampanye dapat terwujud keadilan dan ketertiban, serta harus sesuai aturan main,” ujar Ketua KIP Aceh Barat, Bahagia Idris SH kepada Serambi, kemarin.(sr/riz)

Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas