Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Gempa Gayo

Bantuan Pembaca Segera Direalisasikan

Sumbangan pembaca Harian Serambi Indonesia yang dihimpun melalui ‘Dompet Bencana Gayo’ pada Juli hingga 31 Agustus 2013

Editor: bakri

* Masjid di Mandale dan Perlengkapan Sekolah

BANDA ACEH - Sumbangan pembaca Harian Serambi Indonesia yang dihimpun melalui ‘Dompet Bencana Gayo’ pada Juli hingga 31 Agustus 2013 akan segera direalisasikan. Dana yang terkumpul sebesar Rp 971 juta difokuskan untuk pembangunan masjid di tepi Danau Laut Tawar dan perlengkapan sekolah untuk gedung sekolah yang hancur diguncang gempa 7,2 skala Richter 2 Juli 2013.

Masjid berlokasi di Desa Mandale, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah dengan luas 196 meter persegi atau berukuran 14 x 14 meter. Masjid kecil ini nantinya akan menggantikan mushala Al-Qudus yang telah rata dengan tanah diguncang gempa.

Keputusan itu diambil seusai pengelola Dompet Bencana Gayo Harian Serambi Indonesia melakukan survei lokasi beberapa kali. Bahkan, melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan kawasan gempa, termasuk Bupati Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Saat ini, konsultan perencana CV Hasafa Banda Aceh, sudah menyelesaikan gambar dan dokumen teknis lainnya. Masjid berukuran kecil itu diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 700 juta-an, tetapi bisa lebih lagi, jika harga bahan bangunan merangkak naik saat pembangunan yang direncanakan dimulai pada pekan ketiga bulan ini.

“Kami sedang memproses penetapan calon kontraktornya, namun pembangunan masjid diharapkan bisa dimulai pada minggu ketiga bulan November ini,” kata Pimpinan Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din, Jumat (8/11) sore. Disebutkan, sisanya Rp 200 juta, sesuai amanah pendonor PT Makmur Inti Banda Aceh, disalurkan masing-masing Rp 100 juta untuk korban gempa di Bener Meriah dan Rp 100 juta lagi untuk Aceh Tengah.

Dana sebesar Rp 200 juta akan berbentuk school kits atau perlengkapan sekolah, berupa buku teks dan pakaian olahraga (training) untuk masing-masing satu SD dan satu SMP di Bener Meriah maupun di Aceh Tengah.  “Saat ini bahan-bahan itu sedang dipesan di Bandung dan Medan dan pada akhir November ini akan kami salurkan,” kata Lailun Kamal, manajer yang dipercaya Serambi untuk pengadaan school kits bagi pelajar korban gempa Gayo.

Berdasarkan penilaian tim survei yang diketuai Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika, bantuan school kits hanya diberikan kepada sekolah yang tingkat kehancurannya benar-benar parah di kecamatan yang paling berat terimbas gempa. Atas dasar kriteria itu, paket school kits di Bener Meriah akan diberikan kepada SD Cekal, Kecamatan Timang Gajah, berupa pakaian olahraga (training) serta 7 buku teks untuk setiap murid dari kelas 1 hingga kelas 6. Di sekolah ini tercatat 142 siswa.

Bantuan serupa juga diberikan kepada semua pelajar SMP Cekal, Timang Gajah, yang jumlahnya 48 orang (belum ada murid kelas 3). Untuk Aceh Tengah, school kits diberikan kepada 76 murid SDN 14 Pondok Balik, Kecamatan Ketol dan untuk 155 pelajar SMPN 12 Blang Mancung, Kecamatan Ketol. Ketol merupakan kecamatan terparah terkena dampak gempa di Dataran Tinggi Gayo pada awal Juli silam.                                 

Total bantuan pakaian training di Bener Meriah dan Aceh Tengah, mencapai 427 potong. Sedangkan paket buku teks mencapai 2.989 buku, mengingat per murid mendapat 7 buku. Buku-buku teks itu, terdiri atas buku IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PPKn, dan Penjaskes.

“Kami fokuskan bantuan buku teks, karena saat gempa hampir 75 persen murid di kawasan itu rusak bukunya lantaran rumah maupun sekolah mereka rubuh. Sedangkan tas dan baju seragam sudah ada pihak yang lebih dulu memberi bantuan kepada mereka,” ujar Lailun.(dik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved