• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Ferry Kembali Layari Langsa-Penang

Selasa, 19 November 2013 08:43 WIB

* Mulai Desember

LANGSA - Kapal ferry milik Fast Ferry Ventures Sdn Bhd, kembali membuka pelayaran rute Pelabuhan Kuala Langsa-Penang Malaysia, mulai Desemeber mendatang. Sebelumnya rute tersebut juga pernah buka pada 23 Februari 2013 dan harus berhenti pada 25 Juni 2013 karena minimnya penumpang.

Informasi yang diperoleh Serambi dari Ketua Tim Percepatan Fungsionalisasi Pelabuhan Kuala Langsa, Drs Alaidin Mahmud MSP kepada Serambi Minggu (17/11) mengatakan, semua urusan perizinan sudah rampung. Karena itu, tambah Alaidin, pelayaran perdana akan dmumlai pada pertengahan Desember mendatang.

Alaidin menambahkan, kapal ferry Suka Express nantinya akan melayari rute Kuala Langsa-Penang Port pada setiap Senin dan Rabu. Sedangkan dari Penang Port- Kuala Langsa pada Selasa dan Kamis. “Kapal akan standby di Langsa selama tiga hari, dan kita gunakan untuk tujuan pelayaran wisata,” katanya.

Dikatakan, semua kepengurusan termasuk agen di dalam negeri di bawah PT Cempala Wisata sudah rampung dilakukan dan sudah mulai dibuka loket penjualan tiket di depan Terminal Terpadu Kota Langsa. “Kapal ini tergolong canggih karena bodinya sudah terbuat dari aluminium koil, bukan fiber. Pelayaran seperti biasa, sekitar 6 jam,” katanya.

Menyangkut barang bawaan, Alaidin mengatakan, setiap penumpang bisa membawa barang dalam bagasi sekitar 25 Kg. Kelebihan juga tidak dihitung terlalu besar, hanya beberapa ringgit,” kata Alaidin.

Sebelumnya diberitakan, Kapal Feri Kenangan 3 yang beroperasi sejak 23 Februari 2013 sempat melayari sebanyak 35 trip berhenti beroperasi pada 25 Juni 2013.  Selama beroperasi selama enam bulan melayani pelayaran dari Kuala Langsa ke Penang, Malaysia dan sebaliknya (pp), pengelola mengaku merugi dalam setiap kali pelayaran.

Sementara, harapan PT Kata Trade Pulau Pinang, Malaysia yang  mengoperasikan Feri Kenangan itu untuk mendapatkan tambahan omset dari jasa ekspor impor, tidak tercapai sebagaimana diharapkan, karena berbeli-belitnya urusan untuk mendapatkan izin ekspor impor.

“Usaha pelayaran itu ditutup karena tidak mampu menutupi biaya operasional feri,” kata Nazar, juru bicara Acai (pengelola kapal) di Langsa, kepada Serambi pada 12 Juli lalu. Menurut Nazar, sejak Feri Kenangan dioperasionalkan melayani rute Langsa-Penang (pp) enam bulan lalu, antusiasme penumpang dari Aceh untuk pergi ke Penang lumayan besar. Tapi Acai selaku pemilik kapal berharap selain mengangkut penumpang, kapal cepat itu juga bisa mengangkut barang antarnegara (komoditas ekspor impor). Dengan demikian, dapat mensubsisdi biaya operasional feri tersebut. (yuh)

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
271903 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas