Liga Nusantara Segera Bergulir

Asosiasi PSSI Aceh akan menggulirkan liga amatir bertitel ‘Liga Nusantara’ pada pertengahan Mei 2014 mendatang

* Dijadwalkan Pertengahan Mei

BANDA ACEH - Asosiasi PSSI Aceh akan menggulirkan liga amatir bertitel ‘Liga Nusantara’ pada pertengahan Mei 2014 mendatang. Liga yang diperuntukkan bagi tim-tim yang dulunya penghuni kompetisi Divisi II dan III tersebut mengadopsi format kandang dan tandang.

Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Aceh, Khaidir TM mengatakan, kepastian untuk menyelenggarakan Liga Nusantara ini dipaparkan Sekjen PSSI Pusat, Joko Driyono dalam pertemuan di Jakarta pada akhir Maret 2014 lalu. “Dalam pertemuan Sekum PSSI Se-Indonesia tersebut juga diputuskan wewenang menggulirkan Liga Nusantara berada di tangan masing-masing Asosiasi PSSI di tiap-tiap provinsi,” jelas Khaidir TM kepada Serambi, Kamis (3/4).

Untuk Aceh sendiri, kata Khaidir, Liga Nusantara 2014 akan diikuti 23 klub yang saat ini tercatat di PSSI Aceh. Namun, lanjutnya, jumlah tersebut bersifat tentatif karena sangat terbuka peluang untuk klub baru ikut serta. “Sebab, PSSI membuka peluang klub-klub amatir untuk ikut Liga Nusantara, tentu setelah mereka memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” ujarnya.

Mengenai pemain, imbuh dia, Liga Nusantara menganut sistem terbuka yakni memperbolehkan pemain dari semua level usia untuk bertanding. “Bahkan, klub juga diperbolehkan untuk mengontrak pemain asing. Ini tentu memudahkan klub dalam membentuk tim,” papar dia.

Khaidir melanjutkan, format kompetisi menganut sistem home and away yang dibagi dalam dua wilayah. Tiga besar Liga Nusantara Rayon Aceh berhak melaju ke Liga Nusantara Rayon Sumatra. “Format Rayon Sumatra adalah home tournament di mana juara 1 dan 2 akan mewakili Sumatra untuk bertarung melawan juara 1 dan 2 Rayon Jawa, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Bali,” rincinya.

“12 klub wakil masing-masing rayon ini akan mengikuti Liga Nusantara tingkat nasional bersama 4 klub peringkat 3, 4, 5, dan 6, dari Divisi I. Ke-16 ini bakal bersaing memperebutkan 6 tiket promosi ke Divisi Utama tahun 2015,” tandas Khaidir TM.

Palu kematian segera menimpa kompetisi Divisi I. Perubahan kebijakan kompetisi yang diputuskan PSSI menggiring kompetisi sepakbola kasta ketiga di Tanah Air tersebut menuju ke masa-masa terakhirnya. Penetapan Liga Super Indonesia dan Divisi Utama sebagai kompetisi profesional, serta Liga Nusantara untuk wadah klub-klub amatir, membuat Divisi I akan tamat pada tahun 2015. Pasalnya, mulai tahun depan hanya tiga kompetisi tersebut yang diputar oleh PSSI.

Praktis, tahun ini menjadi musim terakhir Divisi I bergulir. Itu berarti, enam tim Aceh semisal PSAB Aceh Besar, Persal Aceh Selatan, Persas Sabang, Persidi Idi, PS Pidie Jaya, dan PSGL Gayo Lues, yang saat ini berkiprah di kompetisi kasta ketiga itu, masih bisa bernafas lega karena belum ‘turun pangkat’ ke Liga Nusantara.

Hanya saja, keenam tim Aceh itu tak boleh berleha-leha. Jika gagal menembus posisi enam besar Divisi I musim 2014 yang dijadwalkan berputar pada April ini, maka mulai tahun depan bersiap-siaplah berlaga di kompetisi amatir berlabel Liga Nusantara.(pon)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help