Korban Kebakaran Abdya Minta Bantuan Rumah
Ratusan jiwa korban kebakaran yang menghanguskan belasan ruko dan rumah di Pasar Krueng Batee (Desa Persiapan Drien
BLANGPIDIE - Ratusan jiwa korban kebakaran yang menghanguskan belasan ruko dan rumah di Pasar Krueng Batee (Desa Persiapan Drien Beurembang), Kecamatan Kuala Batee, Abdya pada Kamis (19/6) malam, hingga kemarin masih mengungsi di Pesantren Darul Riayah dan rumah-rumah anggota keluarga. Para korban ini meminta Pemkab setempat membangun rumah sementara untuk mereka.
Amatan Serambi kemarin siang, korban masih bertahan di bekas lokasi kebakaran. Seperti Ny Kalkausar dan Ny Nuraila, kedua ibu rumah tangga ini mengaku tak memiliki harta apa-apa lagi karena sudah musnah terbakar. Keduanya berteduh di bawah tenda sangat sederhana dengan atap plastik. “Siang hari kami bertahan di di tenda, sedangkan malam pindah ke bangunan pesantren,” kata Ny Kalkausar.
Sebagian dari korban kebakaran 12 ruko dan 5 rumah atau dapur itu dilaporkan masih mengungsi di bangunan Pesantren Darul Riayah tak jauh dari lokasi kebakaran, termasuk anak-anak usia sekolah. Masing-masing keluarga Jasman, Sabuki, Adnan, Razali dan Basri. Selebihnya, mengungsi ke rumah anggota keluarga terdekat.
Untuk kebutuhan makanan sehari-hari, Pemkab Abdya sudah membangun dapur umum di lokasi kebakaran. “Sebagian besar korban, makan di dapur umum. Ada juga yang makan di luar,” kata Ny Nurjizah, seorang korban dan salah seorang panitia dapur umum.
Informasi diperoleh Serambi di lokasi, bantunan terus mengalir. Seperti bantuan sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan PA/KPA setempat, termasuk penggalangan dana di jalan dilakukan Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di daerah setempat.
Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh, Busra Abdullah, juga menyerahkan bantuan bahan-bahan sembako dan uang Rp 5.000.000 kepada korban kebakaran Pasar Krueng Batee dalam rangkaian kunjungan ke wilayah barat selatan Aceh sejak Jumat (20/6). Tim Jokowi-JK dari Partai Nasdem Abdya juga menyerahkan bantuan berupa beras, mie instant dan air mineral kepada korban kebakaran di lokasi, Senin (23/6) kemarin.
Sementara itu, di Banda Aceh, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kuala Batee (Ippelmakuba) bersama masyarakat Abdya menggelar konser amal di salah satu kopi di kawasan Jalan T Nyak Arief, Banda Aceh, Sabtu (21/6)untuk menggalang bantuan kepada korban kebakaran itu.
Sekda Abdya, Drs Ramli Bahar mengatakan Pemkab setempat kemarin sudah menggelar rapat koordinasi membahas penanganan korban itu kemarin. Rapat ini diikuti para Asisten dan Kepala Dinas dan Badan terkait, termasuk unsur TNI/Polri. Hasil rapat, Pemkab Abdya segera membangun rumah darurat sebagai tempat tinggal korban kebakaran ruko dan rumah. Sedangkan korban yang mengalami kebakaran bangunan dapur diupayakan untuk direhab.
Rumah layak huni seukuran 4x12 akan dibangun dana tanggap darurat. “Rumah itu akan segera dibangun,” kata Sekda usai mengikuti rakor ini. Kemudian Sekda dan dan pihak terkait datang ke lokasi kejadian kemarin. (nun/mir)