Lintas Barat Lumpuh Total

Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh yang merupakan jalur utama dari dan ke wilayah barat-selatan Aceh dipastikan lumpuh total

Lintas Barat Lumpuh Total
Badan Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh di Gunung Paro (Km 37), Minggu (2/11) amblas dan memutuskan transportasi darat ke dan dari wilayah barat-selatan Aceh. SERAMBI/NASIR NURDIN 

BANDA ACEH - Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh yang merupakan jalur utama dari dan ke wilayah barat-selatan Aceh dipastikan lumpuh total untuk waktu yang belum diketahui karena putusnya badan jalan di Km 37, kawasan Gunung Paro, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Musibah putusnya jalan Gunung Paro merupakan salah satu dari sejumlah bencana lainnya yang menimpa Aceh dalam beberapa hari terakhir.

Tanda-tanda akan terjadinya permasalahan luar biasa pada ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh sudah mulai terasa sejak Jumat (31/10) malam saat hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh.

Hujan yang terus mengguyur hingga Minggu (2/11) pagi menyebabkan longsornya tebing Gunung Pulot, Gunung Paro, Gunung Kulu, dan Gunung Geurutee dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya. Salah satu titik longsor lainnya antara Banda Aceh-Calang adalah di kawasan Krueng No, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya.

Hingga Sabtu (1/11) malam tercatat belasan titik longsor menimbun badan jalan di Gunung Paro, Kulu, dan Geurutee. Selain longsoran tanah dan bebatuan, tak sedikit pepohonan dan tiang listrik tumbang ke badan jalan. Dampaknya, transportasi darat terganggu. Ratusan kendaraan berbagai jenis terjebak di titik-titik longsoran di ketiga pegunungan tersebut.

Upaya pembersihan material longsor termasuk memotong pohon tumbang serta menyingkirkan tiang listrik terus berlangsung dengan melibatkan masyarakat, petugas dari dinas terkait, TNI/Polri, Tim SAR, bahkan pengguna jalan. “Pada Minggu (2/11) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, arus kendaraan dari kedua arah sudah bisa melintas meski dengan sangat hati-hati,” kata Kasat Lantas Polres Aceh Besar, AKP Abdul Mutholib SE MM kepada Serambi menjelang subuh kemarin.  

Berselang tiga jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu (2/11) terjadi lagi longsor susulan di beberapa titik Gunung Paro menyebabkan arus transportasi terhenti lagi. Bahkan, dua angkutan umum L-300 bersama sejumlah kendaraan lainnya terjebak di salah satu titik longsor. Tim Basarnas dari Kantor SAR Banda Aceh berangkat ke lokasi untuk mengevakuasi sekitar 30 orang yang ikut terjebak bersama kendaraan.

Menjelang siang, ketika proses evakuasi penumpang kendaraan sedang berlangsung, tiba-tiba jalan Gunung Paro di Km 37, kawasan Desa Paro, Kecamatan Lhoong amblas dan putus total. “Tak bisa lagi dilewati sama sekali, jangankan mobil, sepeda motor pun tak bisa. Jalan Gunung Paro putus total,” lapor Capt Supriadi dari Kantor SAR Banda Aceh.

Pantauan Serambi secara langsung ke jalan Gunung Paro, sore kemarin, terlihat kondisi ruas jalan yang sangat hancur di belasan titik. Pepohonan dan tiang listrik bertumbangan ke badan jalan. Material longsor semakin mempersempit badan jalan. Bahkan di beberapa titik terlihat badan jalan retak, miring, dan ada yang sudah terbelah.

Khusus di Km 37, badan jalan amblas tak berbentuk menyisakan kubangan lumpur yang sama sekali tak bisa lagi dilewati kendaraan. Warga Desa Paro berkumpul di lokasi tersebut menjual jasa mengangkat barang atau sepeda motor masyarakat mengarungi badan jalan yang tak ubahnya kubangan sepanjang hampir 50 meter.

Sejak siang kemarin, berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan bencana Gunung Paro, baik tingkat provinsi seperti dari Dinas Bina Marga, Dinas Sosial, BPBA serta Pemkab Aceh Besar termasuk Satlantas Polres Aceh Besar, Kodim 0101/BS, BPBD Aceh Besar, BPBD Kota Banda Aceh, Muspika Leupung, dan tim SAR berkumpul di kawasan Lhokseudu, yang merupakan titik strategis menjelang Gunung Paro. Tim IOF Aceh yang mengerahkan sejumlah mobil off-road untuk evakuasi darurat bersama relawan komunikasi RAPI juga berpangkalan di Lhokseudu.

Halaman
12
Tags
banjir
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved