Puisi

Polusi Evolusi

sejenak sejenak kau akan merasakannya

Karya Win Gemade
(1)

sejenak
sejenak kau akan merasakannya
ketika kehormatanmu membunuhmu
dan kau tak mampu berdiri di atas tubuhmu sendiri
dalam gelepar, tanganmu meraih apa saja
tapi kau tak menyentuh apapun
segalanya telah menjauh
akal
iman
teman
uang
kini kau sendiri
mati!

Banda Aceh, 2010

 (2)

sejenak
sejenak kau akan merasakannya
ketika dalam hiruk pikuk itu
kau tak punya saudara
sapa tersimpan dalam piringan pita
tapi hati tak mampu memutarnya
tapi telinga tak mampu mendengarkannya
tapi mata tak mampu memperlihatkannya
tapi bibir tak mampu menyampaikannya
akhirnya semua memilih diam
apapun yang terjadi semuanya diam
dan ketika kau pun mati semuanya diam!

Takengon, 2010

(3)

sejenak
sejenak lagi
mungkin kau akan menyadarinya
ketika wajah dunia ini begitu buruk
ketika tuhan meniupkan bencana di hulu waktu
tak ada yang pantas memiliki apapun
tidak juga dirimu sendiri
kau kembali mencari kehormatan yang disalahgunakan
Takengon, 2010

 (4)

seribu mercu suar dibangun
memenuhi cakrawala menyentuh langit
tapi tak ada yang terhimpun
tak mampu menguak kerahasiaan alam
udara
tanah
air
api
tak ada yang mampu

Takengon, 2010

* Win Gemade, penyair, bermukim di dataran tinggi Gayo

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved