Rabu, 8 April 2026

Pabrik Es TPI Kuala Langsa Telantar

Pabrik es batangan milik Pemerintah Kota Langsa di TPI Kuala Langsa yang dikelola Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian

Editor: bakri

* Nelayan Kesulitan Peroleh Es

LANGSA - Pabrik es batangan milik Pemerintah Kota Langsa di TPI Kuala Langsa yang dikelola Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) sejak setahun terakhir tidak beroperasi. Akibatnya nelayan kesulitan memperoleh es batangan.

Informasi dihimpun Serambi, pabrik es batangan tersebut sudah terhenti beroperasi sejak tahun 2013 lalu. Pihak ketiga (rekanan) pengelola pabrik es memilih memutuskan pengelolaan, karena pemasukan (penjualan) es batangan, tak sebanding dengan modal yang dikeluarkan.

Pihak rekanan terbeban karena biaya arus listrik tinggi, karena masuk dalam kategori pemakaian listrik industri. Pabrik es tersebut terancam jadi besi tua, karena selama ini sudah tak terawat. Bahkan arus listrik yang sebelumnya terpasang, kini sudah dibongkar oleh pihak PLN.

Pabrik es batangan di TPI Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat itu, sebelumnya sudah mampu menghasilkan, dan menyuplai kebutuhan es bagi nelayan. Tapi kini mesin pembuat es batangan yang terletak di dalam gudang besar sudah tak terawat. Belum ada upaya pemerintah menghidupkan lagi pabrik es dimaksud.

Kepala DKPP Langsa, M Yusuf, yang dikonfirmasi Serambi via telepon, Kamis (27/11) menjelaskan, pemerintah akan merenovasi pabrik es itu jika ada pengelola. “Jika ada yang mau mengelola, mesin pencetak es itu akan didiperbaiki,”ujar M Yusuf.

Dia menambahkan, listrik digunakan untuk pabrik es batangan TPI Kuala Langsa itu sekitar 3850 ampere, dan dikarenakan sekarang mesin tak beroperasi, maka listrik dibongkar sementara. Supaya tidak ada pembayaran beban listrik yang mencapai sekitar Rp 14 juta/bulannya.

“Sebenarnya pengadaan pabrik es adalah untuk membantu nelayan dalam pemenuhan es batangan,” kata M Yusuf.(zb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved