Murid MIN Blang Buket Belajar di Gudang

Murid kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blang Buket Kuta, Desa Blang Kuta, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur

Murid MIN Blang Buket Belajar di Gudang
Murid kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blang Buket Kuta, di Desa Blang Kuta, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, Sabtu (13/12) mengikuti ujian di gudang yang dijadikan sebagai ruang. SERAMBI / SENI HENDRI 

IDI - Murid kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Blang Buket Kuta, Desa Blang Kuta, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, terpaksa belajar dan mengikuti ujian semester ganjil tahun ini dalam sebuah gudang dengan kondisi sangat memprihatinkan. Hal itu karena madrasah tersebut kekurangan ruang kelas belajar.

Kepala MIN Blang Buket Kuta, Tarbiah SPdi kepada Serambi Sabtu (13/12) mengatakan, murid kelas V di madrasah yang dipimpinnya itu terpaksa belajar di gudang, karena kekurangan ruang kelas. Katanya di madrasah itu hanya ada lima ruang kelas, dengan jumlah murid sebanyak 152 orang yang dibagi dalam enam rombongan belajar.

Gudang yang dijadikan kelas belajar tersebut sudah sejak tahun 2007. Katanya, saat ini selain kekurangan kelas ruang kelas, ruangan yang adapun saat ini sudah tidak layak dan butuh direhab, karena lantai kelas sudah bolong–bolong. Sedangkan sebuah ruangan kecil yang berukuran 3x6 dijadikan kantor madrasah.

Disebutkan Tarbiah, pihak sekolah sudah berupaya mengajukan permohonan bantuan ke Kankemenag Aceh Timur, Dinas Pendidikan dan Pemkab Aceh Timur setiap tahun, namun hingga kini belum terealisasi. “Setiap tahun saya telah mengajukan permohonan ke Kankemenag Aceh Timur agar MIN Blang Buket Kuta direnovasi, tapi hingga kini belum ada tanggapan,” ujar Tarbiah.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Kankemenag Aceh Timur, Fadli SAg menjawab Serambi Senin (15/12) mengatakan, pihak telah berulang kali mengusulkan anggaran pembangunan dan renovasi ruang belajar MIN Blang Buket Kuta ke Kanwil Kemenag Aceh, tapi hingga kini belum ada realisasinya. Fadli juga mengaku kondisi madrasah itu sudah sangat memprihatinkan.

Menurutnya hal itu juga telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Aceh Timur melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, dan melalui Kasubag Perencanaan dan Evaluasi, pada Mei 2014 lalu. Namun solusi mengenai  kekurangan ruang kelas di MIN tersebut belum ada jalan keluar.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved