Droe Keu Droe

Harapan Menjadi Lebih Baik

SEHUBUNGAN dengan berita yang berkembang saat ini terkait dengan seorang dosen membawa mahasiswi ke gereja

SEHUBUNGAN dengan berita yang berkembang saat ini terkait dengan seorang dosen membawa mahasiswi ke gereja, saya ingin memberikan beberapa pandangan:

1. Dari hasil penelusuran saya di media online dan jejaring sosial Facebook yang membahas persoalan tersebut, saya melihat banyak tulisan/berita yang terkesan provokatif, sehingga memancing beragam komentar publik terhadap dosen yang bersangkutan.

2. Terutama dari akun FB yang berkomentar, mereka telah menyebarkan fitnah dan ancaman-ancaman kepada dosen yang bersangkutan. Kita mengakui perkataan-perkataan itu muncul karena ketidaktahuan mereka, namun efeknya akan melebar dan mengkhawatirkan. Kekuatan kata-kata kolektif itu bisa saja akan terealisasi ke daratan, dan akan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

3. Persoalan seperti ini telah diatur dalam UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, pada Bab VII Perbuatan yang Dilarang, Pasal 27-29, dan Bab XI tentang Ketentuan Pidana. Saya pikir peraturan UU ini harus direalisasikan, agar setiap kita punya aturan dalam berkomunikasi.

4. Seandainya dosen tersebut terbukti bersalah, terutama dilihat dari aspek karakter sosio-kultural dan keagamaan masyarakat Aceh, maka selaku muslim yang baik kita tabayyun terlebih dulu, bermusyawarah, kemudian menghasilkan kesimpulan, yang dilakukan oleh pakar dalam bidang tersebut. Dan kita masih punya lembaga-lembaga penegak hukum yang berwenang menindaklanjutinya.

6. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sudah sepatutnya ikut serta dalam pembinaan umat dan masuk dalam dunia maya ini. Saya pikir atas persoalan ini juga bisa dijadikan ladang curah pemikiran-pemikiran pihak Dinas Syariat Islam Aceh dalam merumuskan qanun-qanun tentang syariat Islam di Aceh.

Sebenarnya hampir 50% aktivitas kita kini sangat tergantung dengan dunia internet. Oleh karena itu kita patut menjadi maslahat serta manfaat untuk kehidupan kita. Kalau kita mendapatkan kesalahan dari seseorang, itu sudah lumrah terjadi, tidak selamanya ia melakukan salah. Kita semua pernah salah dan silap, maka jalanilah proses hukum secara baik dan santun. Terima kasih.

Syamsul Bahri, M.A.
Peneliti di Lembaga Studi Agama  dan Masyarakat Aceh (LSAMA) Email: syamsulbahri167@ymail.com

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help