Puisi

Sempat Indah

Terimakasih sudah mau memetik dawai bersamaku dan puisi ini Alunan terindah yang pernah kita

Karya Annisa Susanti

Terimakasih sudah mau memetik dawai bersamaku dan puisi ini
Alunan terindah yang pernah kita satukan antara musikmu dan susunan bait yang telah kucoba rangkai
Ini yang tergambar di kepalaku tersenyum bersama dan saling beradu pandang
Melemparkan tawa dan haru bahagia yang tak dapat dipendam
Ruangan ini terasa hidup banyak warna dari dinding itu kamu diantaranya
Mejikuhibiniu dengan lengkungan seusai hujan
Lalu kamu menghilang

* Annisa Susanti, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, UIN Ar-Raniry

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved