PDIP Se-Aceh Pilih Ketua
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan se-Provinsi Aceh memilih ketua masing
* Dalam Konfercab
BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan se-Provinsi Aceh memilih ketua masing-masing kabupaten kota, dalam konferensi cabang (Konfercab) di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (16/3). Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Wiryanti Sukamdani.
Ketua Panitia Azfilli Ishak mengatakan, peserta konfercab yang hadir berjumlah 237 PAC dari 276 kecamatan, tidak termasuk kecamatan yang baru mekar. Dari 276 kecamatan tersebut, hanya 237 kecamatan atau PAC yang aktif. “Secara formal konfercab telah memenuhi korum,” kata Sekretaris DPD PDI Aceh ini.
Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Karimun Usman menjelaskan, tujuan konfercab untuk memilih ketua cabang kabupaten kota se-Aceh. Sebelumnya, setiap kabupaten/kota telah mengusulkan nama-nam calon lebih dari tiga orang.
Menurutnya, untuk menjadikan seorang ketua partai, setiap kader harus mengabdi sekurang-kurangnya tujuh tahun untuk tingkat DPD dan lima tahun untuk tingkat DPC. “Adapun di luar itu kebijakan dari DPP,” jelasnya.
Karimun menambahkan, setelah ada sejumlah calon, kemudian nama-nama calon tersebut akan dilakukan tes fit and proper test oleh DPP untuk memilih tiga nama. Setiap nama calon yang ditetapkan dimasukkan dalam amplop dan diserahkan kepada setiap kabupaten. “Jika dalam pemilihan itu deadlock, maka pemilihan akan diambil alih oleh DPP,” katanya.
Selain itu, konfercab tersebut juga bagian dari persiapan untuk mengikuti Kongres IV PDI Perjuangan di Bali pada 9-12 Arpil 2015. Menurut Karimun, pada kongres mendatang, tidak ada lagi agenda pemilihan ketua umum partai, melainkan langsung menentapkan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan periode 2015-2020. “Siapapun yang mewakili Aceh dari DPC dan DPD, saya berharap tidak seorang pun menarik diri dari kongres, tapi kita harus mendukung ketua umum,” ujarnya.
Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan Wiryanti Sukamdani dalam kesempatan itu mengatakan, kedatangannya ke Aceh untuk membawa surat ‘sakti’. Surat ‘sakti’ yang dimaksud, karena dalam surat yang dibawanya berisi tiga nama calon ketua setiap kabupaten kota dan DPD. “Karena itu kita sebut surat ini surat ‘sakti’. Saya juga belum tahu isinya nama siapa saja,” katanya.
Menurutnya, pemilihan ketua cabang dan DPD dilakukan dengan penuh pertimbangan oleh DPP. Dia menyebutkan, penetapan calon tersebut setelah calon ketua melewati beberapa tahapan yang dites, seperti tes tertulis, interview, dan tes himpsi. “Pada tes himpsi, setiap calon akan dilihat loyalitas, kapabalitas, manajemen, leadership, dan penguasaan idiologi partai,” sebutnya. (mz)