Pria Bersenpi Dor Kantor AU-Dec
Dua pria bersenjata api (bersenpi) laras panjang memberondong Kantor LSM Development Committee (AU-Dec) Aceh Utara
* Pelaku Berhelm dan Bertopi
LHOKSUKON – Dua pria bersenjata api (bersenpi) laras panjang memberondong Kantor LSM Development Committee (AU-Dec) Aceh Utara yang berada di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Minggu (15/3) sekitar pukul 19.45 WIB. Akibat tembakan itu, kaca jendela pecah dan tembok di sudut kantor retak terkena peluru. Informasi yang dihimpun Serambi, warga di kawasan itu sempat melihat dua orang yang mendor kantor itu datang mengendarai sepeda motor (sepmor) jenis Honda Vario warna putih. Satu di antaranya berhelm. Sedangkan pria yang dia bonceng hanya bertopi.
“Saya sempat berpapasan dengan dua pria itu saat ke luar dari rumah hendak mengantarkan anak mengaji. Ketika itu dua pria tersebut sedang mengarahkan senjata laras panjang ke arah Kantor AU-Dec,” kata M Yani (40), warga Ulee Madon kepada Serambi, Senin (16/3) kemarin.
Tapi sebelum sempat terdengar letusan senpi, kata Yani, satu di antaranya sempat berseru kepadanya, “Jak laju Bang, kamoe hana meuurusan ngon droen (pergi terus Bang, kami tak ada urusan dengan Anda,” ujar Yani, menirukan ucapan pelaku.
Diperingatkan seperti itu, Yani langsung buru-buru pulang ke rumahnya, sebab khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Apalagi dia sempat mendengar pria itu mengokang senjata. Tapi karena tak berhasil menembak, pria itu pun bergegas pergi dengan sepmor.
Beberapa menit kemudian, lanjut Yani, pelaku kembali ke lokasi semula dan langsung menembak kantor tersebut sebanyak dua kali. Setelah itu, mereka melarikan diri ke arah Bandara Malikussaleh juga di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.
“Saya sempat melihat senjata yang digunakan itu laras panjang, dibalut dengan dengan jaket, tapi popornya sudah copot,” sebut Yani.
Tak lama kemudian, aparat Polsek Muara Batu dan Polres Lhokseumawe tiba di lokasi untuk menyelidiki kasus tersebut. Di lokasi ditemukan dua selongsong peluru dan dua peluru kets (peluru yang belum meledak).
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo melalui Kapolsek Muara Batu, Iptu Ridwan Muhammad mengatakan, sudah mengamankan dua selongsong dan dua peluru yang belum meledak di lokasi kejadian. Kini petugas sedang mengumpulkan keterangan dan barang bukti lain di lokasi kejadian.
“Senjata yang digunakan itu jenis AK, tapi belum bisa dipastikan apakah AK-47 atau AK-45, tapi yang jelas laras panjang,” katanya.
Ketua AU-Dec Aceh Utara, Ziadi A Jalil kepada Serambi seusai kejadian itu menyebutkan kantor tersebut milik Husaini, warga setempat yang kini jadi Dewan Pembina AU-Dec. Rumahnya itu disewa untuk dijadikan Kantor AU-Dec.
Namun, saat kejadian tak ada pengurus di kantor itu. “Hanya kaca jendela yang bolong, sedangkan peralatan seperti komputer tak terkena tembakan,” katanya.
Ziadi mengaku, ia selama ini tak memiliki persoalan dengan kalangan pengurus AU-Dec maupun dengan warga sekitar. “Saya juga terkejut karena kami tak punya persoalan dengan warga. Sebelum kejadian ini juga tak ada tanda-tanda apa pun, seperti ancaman atau teror dari pihak luar, karena itu kami belum mengetahui sebabnya,” kata Ziadi. (mr/jf)
Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |