Selasa, 12 Mei 2026

ISIS Serbu Homs, Pemberontak Gempur Aleppo

Aleppo telah dikuasai kembali oleh pemerintah sejak pertengahan 2012 dan serangan, kemarin di wilayah ini dinilai merupakan yang paling mematikan

Tayang:
Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM,DAMASKUS - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Senin (23/3/2015) menyerang sebuah markas militer Suriah di Homs yang merupakan jalur menuju ibukota Damakus, dari arah barat. Sebaliknya, kelompok pemberontak, oposisi bersenjata Suriah menggempur markas militer pemerintah di Kota Aleppo, sedikitnya 13 orang tewas.

Serbuan ISIS dari arah timurlaut dan timur ke Hama, Provinsi Homs akan makin memperberat tantangan Presiden Suriah, Bashar al-Assad dalam mempertahankan kekuasaannya. Tentara Suriah telah membangun benteng di sekitar Damaskus, termasuk melalui Kota Homs dan Hama. Kelompok pemantau HAM Suriah, kemarin menyatakan ISIS menyerang sebuah bandara dan markas militer di Tadmur, sebuta kota di Provinsi Homs pada Senin pagi.

Serangan itu menyusul pertempuran tiga hari yang meletus pada Jumat di Sesa Sheikh Hilal, barat Hama, sebagai upaya memotong jalan dari Hama ke Aleppo, kota terpadat di Suriah. Kepala Pemantau HAM Suriah,

Rami Abdulrahman, mengatakan 74 tentara di Hama telah dibunuh oleh kelompok ISIS, sebagai upaya meningkatkan semangat para anggota militan seusai kekalahan di wilayah Kurdi.

Sekitar 200.000 orang telah tewas sejak perang sipil meletus di Suriah pada Maret 2011, selain korban kebrutalan militan ISIS dan jaringan Al-Qaeda, Front Al-Nusra. Pasukan Kurdi, yang didukung serangan udara koalisi pimpinan AS berhasil mengalahkan ISIS di Kobane pada awal tahun ini.

Sedangkan televisi pemerintah Suriah melaporkan tentara berhasil menewaskan 19 militan ISIS di timur Provinsi Deir al-Zor, salah satu benteng kelompok pemberontak.

Para pendukung pemerintah dalam sebuah video yang disebar di YouTube pada Sabtu menunjukkan truk berbendera nasional membawa peti mati orang yang telah dikatakan telah tewas saat memerangi ISIS di Provinsi Hama. Rekaman itu dikatakan diambil di Salamiyah, sebuah kota di timur Hama yang telah diserang brigade jihad. Seorang anggota ISIS menyatakan serangan ke Hama untuk merebut Salamiyah.

"Tujuan utamanya adalah membebaskan Salamiya dan Hama, tetapi tidak akan terjadi sebelum kami siap 100 persen," katanya.

Pemberontak
Sementara itu, pemberontak Suriah menembakkan mortir ke kawasan yang dikuasai pemerintah di utara Aleppo pada jam sibuk Senin, menewaskan 13 orang dan melukai puluhan lainnya. Kekerasan itu merupakan yang terbaru di Aleppo, kota kedua terbesar Suriah, sekaligus jadi kota bisnis.

Bulan lalu, pasukan Suriah dan milisi pro-pemerintah melancarkan serangan untuk mengepung bagian yang dikuasai pemberontak dan sejak saat itu, pertempuran sengit terus berlangsung di pinggiran kota.

Pada Senin, TV pemerintah menayangkan rekaman dari Aleppo yang menunjukkan korban tewas dan terluka sedang dibawa ke rumah sakit. Dikatakan penembakan menewaskan 13 orang dan melukai sebanyak 30 orang, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Pemantau HAM Suriah menyatakan sebuah kelompok aktivis yang memiliki jaringan di wilayah itu juga melaporkan jumlah korban yang sama.

Aleppo telah dikuasai kembali oleh pemerintah sejak pertengahan 2012 dan serangan, kemarin di wilayah ini dinilai merupakan yang paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir ini. Televisi pemerintah melaporkan serangan terjadi di Jalan Baron, dekat sebuah sekolah dan sebuah rekaman memperlihatkan seorang wanita menangisi satu mayat yang ditutupi kain biru di lantai rumah rumah sakit, dan seorang anak yang terluka.

Laporan itu mengatakan pihak berwenang menutup beberapa jalan untuk membersihkan jalan ambulans ke rumah sakit dan mendesak warga menyumbangkan darah. Juga pada Senin, pesawat tempur pemerintah membom daerah dekat Jabal al-Zawiya di Provinsi Idlib, di mana sebuah helikopter militer jatuh sehari sebelumnya dan dimana lima awaknya ditangkap oleh ISIS.

Pemberontak kemudian menembak mati salah satu awak, menurut video yang diposting secara online. Pemantau HAM mengatakan sembilan serangan udara dilakukan dan Komite Koordinasi Lokal juga melaporkan beberapa serangan udara, tapi itu tidak jelas apakah ada korban jiwa. Televisi pemerintah Suriah mengatakan pasukan menargetkan "geng teroris" - istilah pemerintah untuk pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar Assad.(ap/muh)

Tags
ISIS
Suriah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved