Persiraja Kalah Telak
Persiraja mengawali turnamen Piala Pangdam I/BB dengan kekalahan telak 0-3 dari PS Bintang Jaya Asahan, tadi malam
* Piala Pangdam I/BB
MEDAN - Persiraja mengawali turnamen Piala Pangdam I/BB dengan kekalahan telak 0-3 dari PS Bintang Jaya Asahan, tadi malam, di Stadion Teladan, Medan. Hasil ini menempatkan Laskar Rencong di urutan buncit klasemen sementara Grup B.
Secara permainan anak asuh Akhyar Ilyas ini mampu memberikan perlawanan sengit. Sepanjang pertandingan, kedua tim menunjukkan permainan offensif dan saling tukar ancaman. Kedua kiper masing-masing tim dipaksa jatuh bangun menghadang gempuran yang datang silih berganti.
Namun dari segi efisiensi, Persiraja bisa dikatakan kalah jauh. Dari sekian percobaan yang mereka lakukan, tak satu pun berbuah gol. Hal ini berbanding terbalik dengan pencapaian Bintang Jaya yang berhasil menceploskan tiga gol sekaligus.
Gol pertama terjadi di menit 36 setelah Heri Berlian berhasil memaksimalkan kemelut di depan gawang Amiruddin. Dua gol berikutnya terjadi di babak kedua melalui Safri Koto menit 56 dan tendangan menyusur tanah yang dilepaskan Mahadi Rais dua menit kemudian.
Akhyar mengaku sangat kecewa dengan hasil ini. Karena skor akhir tidak menggambarkan jalan pertandingan sepenuhnya. Ia menilai lini depannya mampu menciptakan peluang berbahaya, hanya saja lini belakang terlihat kurang padu.
Pendapatnya ini memang terlihat selama pertandingan ketika dua bek sayap mereka, Ahmad Yani dan Rahmad selalu terlambat menutup maupun membantu serangan. Kondisi ini membuat para pemain lawan yang menerapkan total football leluasa menguasai kotak penalti Persiraja. Tak jarang terlihat enam pemain Bintang Jaya berada di dalam kotak penalti.
Bahkan di pertengahan babak kedua, Amiruddin harus jatuh bangun setelah digempur habis-habisan oleh tiga pemain lawan. Beberapa aksi heroik yang ditunjukkannya telah menghindarkan Persiraja dari kebobolan lebih banyak lagi. “Ini di luar dugaan saya. Entah kenapa anak-anak main tanpa motivasi, dan semangat,” kata Akhyar.
Sisi kelemahan kali ini menurutnya terletak pada konsentrasi pemainnya yang menurun drastis. Ia pun akan mengevaluasi pemainnya untuk laga kedua melawan PSAD, Selasa (31/3) besok.
Bintang Jaya sendiri tak langsung puas dengan kemenangan telak ini. Asisten pelatih, Budi Sianturi melihat skuatnya masih sering menunjukkan kesalahan komunikasi, terlebih ketika masa transasisi.
“Terjadi ketika usai menyerang, bek sayap kita kurang koordinasi dengan center bek,” ujarnya.
Hasil ini membuat Persiraja menempati posisi buncit bersama Pro Duta. Sementara Bintang Jaya berhak menghuni puncak klasemen bersama PSAD. Di luar dugaan, kejutan terjadi di pertandingan pertama, ketika PSAD sukses menekuk Pro Duta 1-0.(mad)