Senin, 11 Mei 2026

Puluhan Pedagang Buah Mengadu ke DPRK Langsa

Puluhan pedagang buah mengadu ke Gedung DPRK Langsa, Rabu (29/4)

Tayang:
Editor: bakri
Puluhan pedagang buah mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa, Rabu (29/4). Mereka meminta kepada pemerintah setempat menyediakan lapak jualan bagi mereka. SERAMBI/ZUBIR 

* Minta Disediakan Lapak Jualan

LANGSA - Puluhan pedagang buah mengadu ke Gedung DPRK Langsa, Rabu (29/4). Mereka meminta DPRK agar memperjuangkan aspirasi mereka, yaitu Pemko Langsa menyediakan lapak jualan untuk pedagang buah ini. Mereka menawarkan agar Jalan Rel samping Town Squer Pusat Pasar Langsa, bisa dijadikan lapak jualan sementara sebelum adanya lapak permanen.

Amatan Serambi, sekitar 40 pedagang buah menggunakan mobil pikup datang ke gedung DPRK Langsa sekitar pukul 10.00 WIB. Personel Polres Langsa dan Satpam di DPRK turut mengawal kedatangan mereka. Kedatangan mereka disambut Wakil Ketua I DPRK, Faisal AMd dan anggota DPRK setempat, Pagian Widodo S, Zulfian, Widoyo, dan Irwanto.

Berapa menit di halaman kantor DPRK, sejumlah perwakilan pedagang diajak berdialog di salah satu ruangan. Koordinator pedagang buah, Khaidir, mengatakan mereka ingin mengadu ke DPRK terkait belum adanya lapak jualan.

Pedagang meminta sekitar Jalan Rel samping Town Squer Pusat Pasar Langsa, bisa dijadikan lapak sementara sebelum adanya lapak permanen.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRK Langsa, Faisal AMd berjanji pihaknya segera turun ke lapangan untuk melihat lokasi mana yang layak bagi pedagang buah. “Berdasarkan itu nanti dewan akan buat rekomendasi kepada Pemko Langsa,” katanya.

Namun kapan bisa terealisasi, menurutnya tergantung Pemko karena DPR tidak bisa memutuskan, tapi hanya sebatas mendesak dan mencarikan solusi. Terkait permintaan pedagang agar diperbolehkan di jalan rel kawasan pusat pasar itu, Faisal menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. (zb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved