Pembangunan Regulating Weir PLTA Pesangan Dilanjutkan

Sebelumnya, masyarakat menuding bahwa pembangunan regulating weir salah satu penyebab meluapnya air Danau Lut Tawar

Pembangunan Regulating Weir PLTA Pesangan Dilanjutkan
Wakil Bupati Aceh Tengah Drs Khairul Asmara dan pihak PLN (Persero) mengunjungi bendungan Proyek PLTA Peusangan 1 dan 2 di Desa Bale, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, Kamis (9/7). Pembangunan bendungan yang sempat disegel warga ini akan dilanjutkan setelah PT PLN menyerahkan dana CSR. SERAMBI/GUNAWAN 

Laporan Mahyadi | Takengon

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pembangunan regulating weir (bendungan pengatur) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pesangan 1 dan 2, di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Pesangan, tepatnya di Kampung Bale, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, kembali dilanjutkan. Pengerjaan regulating weir tersebut, sempat tertunda selama dua tahun,karena adanya tuntutan dari masyarakat yang meminta ganti rugi.

Sebelumnya, masyarakat menuding bahwa pembangunan regulating weir salah satu penyebab meluapnya air Danau Lut Tawar, sehingga merendam sejumlah areal pertanian dan persawahan warga di seputaran danau.

“Untuk sementara sudah tidak ada lagi masalah. Sekarang sedang persiapan untuk melanjutkan pembangunan bendungan itu,” kata Manager UPK PLTA Pesangan 1 dan 2, Octavianus Duha, kepada Serambinews.com Minggu (9/8/2015).

Tuntutan warga itu, akhirnya dipenuhi oleh pihak PT PLN (persero) pada awal Juli 2015 lalu, dengan menyerahkan bantuan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 4,1 miliar lebih, untuk 672 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban lemo (luapan air danau). “Target, 2016 pembangunan regulating weir harus bisa segera diselesaikan,” sebut Octavianus Duha. (*)

Penulis: Mahyadi
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved