Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Pengataman Bulan Terhalang Kabut

Kegiatan memperingati International Observer the Moon Night (InOMN) atau malam pengamatan bulan internasional

Editor: bakri
Pengamatan bulan internasional yang digelar LKIF STAIN Malikussaleh Lhokseumawe dan HA3 di terminal labi-labi Kota Lhokseumawe, Sabtu (19/9) malam. SERAMBI/SAIFUL BAHRI 

LHOKSEUMAWE - Kegiatan memperingati International Observer the Moon Night (InOMN) atau malam pengamatan bulan internasional yang digelar Lembaga Kajian Ilmu Falak (LKIF) STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Sabtu (19/9) malam, berlangsung tiga jam dari empat jam yang direncanakan. Hal ini akibat kabut asap yang melanda kawasan itu.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Himpunan Astronom Amatir Aceh (HA3) itu dipusatkan di Terminal Labi-labi Kota Lhokseumawe. Acara berlangsung pukul 18.00 WIB-21.00 WIB. Selama tiga jam, masyarakat terlihat antusias dan bergantian mengamati permukaan bulan melalui tiga teleskop yang disediakan panitia.

“Pukul 18.00 sampai 21.00 WIB bulan masih berada di tengah dan tidak terpengaruh oleh kabut. Tapi setelah itu bulan semakin ke ufuk barat sehingga tak terlihat lagi dengan jelas. Makanya kita hentikan pukul 21.00 WIB, karena kalau pun dilanjutkan, masyarakat tetap tak bisa melihat bulan lagi,” kata Pembina LKIF STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail Is.

Untuk diketahui, InOMN merupakan kegiatan tahunan yang digagas dan dideklarasikan pertama kali pada 2010 oleh para astronom amatir dan profesional di Amerika Serikat. Kemudian disambut baik dan selalu diperingati setiap tahun oleh semua tim astronom amatir dan professional di seluruh dunia.(bah)

Tags
Kabut Asap
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved