Pengataman Bulan Terhalang Kabut
Kegiatan memperingati International Observer the Moon Night (InOMN) atau malam pengamatan bulan internasional
LHOKSEUMAWE - Kegiatan memperingati International Observer the Moon Night (InOMN) atau malam pengamatan bulan internasional yang digelar Lembaga Kajian Ilmu Falak (LKIF) STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Sabtu (19/9) malam, berlangsung tiga jam dari empat jam yang direncanakan. Hal ini akibat kabut asap yang melanda kawasan itu.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Himpunan Astronom Amatir Aceh (HA3) itu dipusatkan di Terminal Labi-labi Kota Lhokseumawe. Acara berlangsung pukul 18.00 WIB-21.00 WIB. Selama tiga jam, masyarakat terlihat antusias dan bergantian mengamati permukaan bulan melalui tiga teleskop yang disediakan panitia.
“Pukul 18.00 sampai 21.00 WIB bulan masih berada di tengah dan tidak terpengaruh oleh kabut. Tapi setelah itu bulan semakin ke ufuk barat sehingga tak terlihat lagi dengan jelas. Makanya kita hentikan pukul 21.00 WIB, karena kalau pun dilanjutkan, masyarakat tetap tak bisa melihat bulan lagi,” kata Pembina LKIF STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail Is.
Untuk diketahui, InOMN merupakan kegiatan tahunan yang digagas dan dideklarasikan pertama kali pada 2010 oleh para astronom amatir dan profesional di Amerika Serikat. Kemudian disambut baik dan selalu diperingati setiap tahun oleh semua tim astronom amatir dan professional di seluruh dunia.(bah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengamatan-bulan-internasional_20150921_093450.jpg)