Mobil Listrik Unsyiah Ikut Kontes Nasional

Mobil listrik karya Malem Diwa, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan mewakili universitas

Mobil Listrik Unsyiah Ikut Kontes Nasional
Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng membuka selubung mobil listrik buatan mahasiswa universitas itu saat pelepasan di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Senin (12/10). 

BANDA ACEH - Mobil listrik karya Malem Diwa, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan mewakili universitas ini ke Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tingkat Nasional di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, 21-25 Oktober ini. Tim mobil listrik itu dilepas Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Senin (11/10).

KMHE merupakan ajang tahunan dari DIKTI yang kali ini diikuti 60 peserta se-Indonesia dan Unsyiah baru pertama kali mengirim timnya. KMHE akan melihat mobil rancangan mahasiswa yang memiliki efisiensi penggunaan energi, di mana mobil yang paling hemat energi akan mendapat juara.

“Walau banyak peserta yang mengikuti ajang ini, kita harus berusaha keras untuk mendapat juara,” ujar Rektor dalam sambutan di grand launching tersebut seperti disampaikan kembali oleh Kepala Humas Unsyiah, Dr Ilham Maulana kepada Serambi, kemarin.

Menurut Rektor, mobil yang hemat energi dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan di masa mendatang. Karenanya, dibutuhkan pengembangan lebih lanjut dan hasilnya langsung berdampak kepada masyarakat.

“Ini cara kita mengenalkan produk Unsyiah kepada masyarakat. Tim yang membuat mobil ini nanti akan mudah mencari pekerjaan, karena mereka sudah mendapat kepercayaan publik sebelumnya melalui karya-karya nyata ini,” ungkapnya.

Ditambahkan, mobil hemat energi menjadi salah satu fokus penelitian dan pengembangan ilmuan saat ini, seiring menipisnya cadangan energi fosil di seluruh dunia.

Kepala Humas Unsyiah, Dr Ilham Maulana menjelaskan, mobil Malem Diwa 1.0 itu dirancang selama tiga bulan lebih di Labotarium Desain Manufaktur Teknik Mesin Unsyiah. Sebelum diberangkatkan, lanjutnya, tim itu juga sudah melakukan test drive mobil itu dengan jarak 13,2 Km dari Ujong Bate ke Krueng Raya, Aceh Besar pada 10 Oktober 2015. Dikatakan, mobil itu menggunakan tenaga listrik. Mobil seberat 70 Kg tersebut sudah menggunakan sistem aerodinamis untuk menstabilkan lajunya.

Dikatakan, tim itu mendapat bimbingan dari Rektor Unsyiah dan Dr Iskandar ST MEng. Mahasiswa yang merancang dan membuat mobil tersebut adalah Reza Al Furqan, M Ari Azhar, Mardhatillah, Saiful Hadiyullah, Yusuf Zaini, Mursalin, Al Furqan, T Danilsyah, dan Wahyu.

“Ini adalah ajang pertama yang kami ikuti di level nasional. Tahun depan Insya Allah kita akan ikut kontes semacam ini di Australia,” kata Dr Iskandar sembari berharap dukungan dan doa dari rakyat Aceh untuk Malem Diwa.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved