KPK akan Gandeng Inspektorat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke depannya akan “menggandeng” instansi inspektorat di seluruh kabupaten/kota di Aceh

* Untuk Cegah Korupsi

BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke depannya akan “menggandeng” instansi inspektorat di seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk mencegah korupsi di tahun mendatang. Selama ini KPK sudah menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan sistem koordinasi supervisi.

Ketua Satgas Pencegahan Korupsi KPK, Nurul Ichsan Alhuda menyampaikan hal ini acara Semiloka Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi. Acara ini  di Gedung Serba Guna, Kantor Gubernur Aceh, Jumat (30/10). Hadir ratusan peserta yang terdiri dari berbagai kalangan seperti inspektur dan pejabat SKPK lainnya dari seluruh Aceh.

Acara Semiloka dibuka Sekda Aceh Drs H Dermawan MM. Selain itu juga hadir Kepala Sub Auditorat BPK Aceh, Zayat Ramdiansyah, Kepala

BPKP Aceh, Afirizi Hadi, dan Perwakilan BPKP Pusat Dody Setiadi.

Menurut Nurul Ichsan, Semiloka ini merupakan bagian dari lanjutan program pencegahan korupsi melalui Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) yang sudah dijalankan selama ini.

Melalui agenda ini dipaparkan berbagai persoalan di daerah yang berpotensi korupsi seperti adanya kekuatan politik yang inprosuderal. Ke depannya hal ini diharapkan bisa diminimalisir dengan maksimalnya kinerja inspektorat, BPKP dan meningkatkan koordinasi dengan KPK. Berdasar UU No 30/2002 pasal 7 huruf (e), dan pasal 8 ayat 1, dalam melaksanakan tugas koordinasi, KPK berwenang meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi. KPK juga berhak mengawasi, meneliti, instansi yang terkait tugas pemberantasan tindak pidana korupsi, termasuk instansi pelayanan publik.

Untuk itu, guna memperkuat pengawasan, pihaknya meningkatkan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti BPKP dan inspektorat. Diharapkan kedua instansi ini punya kinerja nyata dan maksimal dalam hal koordinasi karena KPK akan menagihnya. (gun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help