PA: Peringatan Damai bukan Lomba Pidato

"Harusnya 10 tahun damai adalah hari refleksi bagi kita semua. Apa yang sudah dicapai dari 10 tahun damai ini? Apa yang kurang?

PA: Peringatan Damai bukan Lomba Pidato
Juru Bicara Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA), Suadi Sulaiman alias Adi Laweung 

Laporan I Yocerizal

SERAMBINEWS.COM BANDA ACEH - Juru Bicara Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA), Suadi Sulaiman alias Adi Laweung mengatakan, peringatan 10 tahun damai Aceh terkesan seperti lomba pidato bagi elit nasional di Aceh.

Dikatakan, semua pembicara dan keynote speaker yang tampil, seperti lepas tangan dalam mengimplementasikan butir-butir MoU Helsinki dan Undang Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

"Harusnya 10 tahun damai adalah hari refleksi bagi kita semua. Apa yang sudah dicapai dari 10 tahun damai ini? Apa yang kurang? Apa aturan kekhususan Aceh yang belum disahkan pusat? Ini yang seharusnya dituntaskan, bukan lomba pidato," kata Adi Laweung dalam pernyataan tertulisnya kepada Serambinews.com, Minggu (15/11).

Pihaknya juga meminta semua pihak, wajib mempertanyakan berapa anggaran yang dianggarkan untuk kegiatan 10 tahun damai. Kemudian panitia, wajib mempertanggungjawabkan kepada publik Aceh hasil daripada peringatan damai.

"Ini perlu diperjelas karena menggunakan anggaran publik Aceh. Jangan sampai ada penyelewengan nantinya." pungkas Adi Laweung.

Penulis: Yocerizal
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved