Kamis, 4 Juni 2026

Kemenko Maritim Tiap Bulan Rapat Soal Sabang

Ridwan menyebutkan Kantor Kemenko Maritim hampir setiap bulan melakukan rapat tentang pembangunan Sabang.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Yusmadi
Turis turun dari Kapal Pesiar Albatros saat merapat di Pelabuhan CT3 BPKS, Sabang, Sabtu (28/3).SERAMBI/AZHARI 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA --- Kementerian Koordinator Maritim menyatakan komitmen yang luar biasa dalam membangun Sabang dan Papua. Tekad membangun Sabang di Aceh dan Sorong di Papua tidak boleh gagal. Karena Itu prioritas utama.

"Kalau program pembangunan di daerah lain boleh tersendat, tapi tidak bagi Aceh dan Papua," tegas Deputi Bidang Koordinasi Infratsruktur, Kemenko Maritim, Dr Ir Ridwan Jamaluddin MSc saat berbicara dalam seminar nasional dan forum bisnis "Transhipment Free Port Sabang," yang diselenggarakan BPKS, di Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Ridwan menyebutkan Kantor Kemenko Maritim hampir setiap bulan melakukan rapat tentang pembangunan Sabang. "Saya bolak balik ke Sabang, setiap bulan," kata Ridwan Jamaluddin.

Ia mengatakan, Pemerintah Pusat sangat serius mendorong Sabang sebagai kawasab yang akan mampu menggerakkan pembangunan ekonomi. Salah satu titik berat programnya adalah bidang pariwisata, perikanan dan pelabuhan transhipment.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengaku sudah tiga tahun menunggu hadirnya investor ke Sabang. Gubernur kembali mengundang para pelaku usaha mengembangkan usahanya di Sabang, baik bidang pariwisata, perikanan dan usaha lainnya.
Gubernur kembali memaparkan potensi Sabang yang sangat strategis dalam jalur pelayaran, potensi maritim, kepariwisataan dan lain-lain.

"Sabang juga sangat berpotensi untuk melayani hinterland Pualau Sumatera, kemudian dapat memanfaatkan kawasan kerjasama segi tiga Indonesia, Malaysia, Thailand atau IMT-GT," ujar gubernur.

Kepala BPKS Ir Fauzi Husin menyebutkan seminar nasional Sabang ini diharapkan menampung beberapa pemikiran startegis bagi pengembangan Sabang di bidang "transhipment free port" dalam mendukung poros maritim.

Seminar tersebut dihadiri Duta Besar Arab Saudi, dan sejumlah perwakilan negara sahabat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved