Ikuti Tradisi Tolak Bala, Pengunjung Padati Lokasi Wisata di Abdya

Mereka melaksanakan tradisi tolak bala yang dilaksanakan pada hari Rabu Abeh (Hari Rabu terakhir pada bulan Safar).

Ikuti Tradisi Tolak Bala, Pengunjung Padati Lokasi Wisata di Abdya
Tribun Jogya
Ilustrasi ritual tolak bala 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Seluruh objek wisata di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sepanjang hari Rabu (9/12/2015), dipadati warga yang datang dari berbagai pelosok desa setempat.

Mereka melaksanakan tradisi tolak bala yang dilaksanakan pada hari Rabu Abeh (Hari Rabu terakhir pada bulan Safar).

Pantauan Serambinews.com, sejak Rabu siang, arus lintas jalan raya, terutama di kawasan lokasi okjek wisata tampak padat oleh kendaraan yang ditumpangi warga.

Mereka menumpang atau menggunakan kendaran penumpang, mobil pribadi dan tidak sedikit mengendarai sepeda motor datang berbagai pelosok di Abdya.

Lokasi wisata yang dipadati warga sampai Rabu sore kemarin, lokasi aliran Krueng Baru, Kecamatan Lembah Sabil atau lokasi perbatasan Kabupaten Abdya dengan Kabupaten Aceh Selatan.

"Sepanjang aliran Krueng Baru dipadati warga," kata Camat Lembah Sabil, Usmadi kepada Serambinews.com.

Objek wisata pantai Ujong Pasie Manggeng sampai Ujong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, dilaporkan berubah menjadi "lautan manusia".

Pemandangan serupa juga di Pantai Jilbab dan Pantai Bali, Kecamatan Susoh. Pengunjung ramai mengunjungi kolam pemandian di Desa Persiapan Cinta Makmur, Kecamatan Setia.

Lokasi lain yang padat warga adalah di sepanjang aliran Krueng Beukah atau bendungan Irigasi Kuta Tinggi, Kecamatan Blangpidie, aliran Krueng (Alue) Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Pantai Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee,.

Kemudian aliran Krueng Babahrot, Kecamatan Babahrot serta aliran Krueng Seumanyam, Kecamatan Babahrot atau lokasi perbatasan Kabupaten Abdya dengan Kabupaten Nagan Raya.

Kepala Kantor Satpol PP dan WH Abdya, Riad SE melaporkan tidak kurang 70 personel Satpol PP dan WH diterjunkan untuk melakukan patroli di lokasi-lokasi wisata guna mencegah terjadi perbuatan maksiat.

"Pasangan remaja yang duduk berdua-duaan langsung kita bubarkan," kata Riad ketika dihubungi sedang berada di Pantai Ujong Pasie Manggeng.

Riad menjelaskan kegiatan patroli yang melibatkan 4 unit mobil patroli, ditambah satu mobil dinas Kepala Kantor Satpol PP dilaksanakan sejak Selasa (8/12/2015) malam. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved