Gubernur Resmikan Gedung SAKA dan Dapat Penghargaan

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah meresmikan Gedung Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA)

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah meresmikan Gedung Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA) di Gampong Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (9/12). Pada kesempatan itu, Gubernur Zaini juga mendapat penghargaan dari pihak SAKA atas jasanya membangun sekolah antikorupsi pertama di Indonesia itu.

Seperti diketahui, SAKA dipelopori aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh itu sudah beberapa tahun lalu beroperasi, namun sebelumnya gedung sekolah tersebut belum permanen.

Kemarin, Gubernur dalam sambutannya saat meresmikan gedung didanai APBA 2015 senilai Rp 1,8 miliar itu, antara lain mengatakan dirinya dari dulu menyetujui usulan pembangunan gedung SAKA. Tujuannya untuk melahirkan generasi muda Aceh jujur, demokratis, berakhlak mulia, dan tak korupsi di segala hal.

“Menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih dari tindakan yang dilarang ajaran agama dan hukum negara, sudah menjadi niat dan misi utama kami sejak mencalonkan diri menjadi Gubernur Aceh periode 2012-2017,” kata Zaini.

Karena itu pula, kata Zaini, setelah dirinya dilantik menjadi Gubernur Aceh, 25 Juni 2012, Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta merupakan lembaga pertama dikunjunginya, sekaligus meminta pimpinan lembaga antikorupsi itu menurunkan tim ke Aceh guna menyosialisasi pencegahan antikorupsi.

Selain itu, kata Zaini pada saat ada LSM antikorupsi mengusulkan pembangunan SAKA, pihaknya langsung merespon dan meminta pihak Dinas Cipta Karya Aceh membuat perencanaan gedung, sekaligus alokasi anggaran. Zaini juga menyatakan, dirinya tidak alergi dikritik.

“Silahkan LSM, wartawan dan pihak lainnya mengkritik, tapi sifat kritikan itu untuk membangun Aceh yang lebih baik lagi dari kondisi saat ini, bukan untuk memfitnah. Jika ada kebijakan dan tindakan telah melenceng, silakan ditegur dan berikan pemikiran untuk memperbaiki kebijakan secara objektif, bukan subjektif,” harap Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Zaini mendapat penghargaan dari pihak SAKA. “Karena berkat jasanya membangun gedung ini, lahirlah sebuah Sekolah Anti Korupsi pertama di Indonesia di Aceh,” kata Kepala SAKA, Mahmuddin.

Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Asisten III Setda Aceh, Syahrul Badruddin, mantan Kepala Dinas Cipta Karya Aceh yang kini menjabat Kadishubkomintel Aceh, Ir Hasanuddin, dan beberapa pejabat eselon III di jajaran Dinas Cipta Karya Aceh, seperti Ir Khalidin dan Mirzuan, serta dari kalangan LSM dan organisasi profesi lainnya. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved