Puisi

Magrib

Langit memerah Sejak cahaya hilang, redup

Karya Putri Septianti

Langit memerah
Sejak cahaya hilang, redup
Detik-detik fatamorgana berganti
Keremangan,
kelam.
Selintas penantian tersisa di pinggir sebuah danau
Gemerisik air, suci kuasaNya
Kunang-kunang mulai berpijar
Tatkala iringan azan mulai menggema
Sesekali terdengar jangkrik bersenda gurau
kita mati, Dia tidak

* Putri Septianti, mahasiswa Prodi PBSI Unsyiah. Tinggal Lampoh U, Banda Aceh.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help