Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf

MASYARAKAT Aceh, pagi kemarin menyaksikan peristiwa langka--bahkan bisa jadi peristiwa sekali seumur hidup--berupa gerhana

Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf - foto-multiple-exposure-beberapa-foto-dalam-satu-satu_20160310_085951.jpg
Foto multiple exposure (beberapa foto dalam satu satu frame) saat gerhana matahari dari Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (9/3/2016). SERAMBI/M ANSHAR
Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf - warga-menyaksikan-gerhana-matahari-di-gedung_20160310_085528.jpg
Warga menyaksikan gerhana matahari di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (9/3/2016). SERAMBI/M ANSHAR
Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf - pemantauan-gerhana-matahari-di-gedung-tsunami-and_20160310_090947.jpg
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa aduddin Djamal meninjau lokasi pemantauan gerhana matahari di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (9/3). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf - umat-islam-melaksanakan-shalat-gerhana-matahari-di-masjid-baiturrahim-ulee-lheue_20160310_090101.jpg
Umat Islam melaksanakan Shalat Gerhana Matahari di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (9/3/2016). SERAMBI/M ANSHAR
Fenomena Matahari Sabit dan Khusyuknya Shalat Kusuf - gerhana-matahari-bisa-terlihat-di-kota-takengon_20160310_090607.jpg
Gerhana matahari bisa terlihat di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (9/3) sekira pukul 07.00 WIB. SERAMBI/MAHYADI

MASYARAKAT Aceh, pagi kemarin menyaksikan peristiwa langka--bahkan bisa jadi peristiwa sekali seumur hidup--berupa gerhana matahari. Meski bukan berada di lintasan gerhana matahari total (GMT), tetapi fenomena gerhana matahari sebagian (GMS) yang disaksikan masyarakat Aceh, kemarin memunculkan decak kagum atas bukti kekuasaan Allah SWT. Masjid, meunasah, dan pesantren yang melaksanakan shalat gerhana (shalat kusuf) penuh sesak dengan jamaah.

Tepat pukul 06.50 WIB, Rabu (9/3) bulan menyembul dan membentuk matahari sabit. Puncaknya pukul 07.20 WIB tatkala pergerakan bulan membentuk piringan dan menutup 70-76 persen matahari di langit Aceh.

Serambi merekam peristiwa alam tersebut bersama ratusan warga yang menyemut di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Ulee Lheue, Banda Aceh.

Usai shalat Subuh berjamaah, warga yang dipawangi Badan Hisab dan Rukyah Kanwil Kemenag Aceh beserta tim BMKG berkumpul di tempat yang sudah ditentukan. TDMRC merupakan gedung mitigasi tsunami di bawah Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh.

Tak tanggung-tanggung, enam teleskop dan empat teodolik milik Kanwil Kemenag dan BMKG diboyong guna menyaksikan peristiwa tersebut. Berjejer bertengger di atas atap gedung tiga lantai itu. Penyelenggara juga menyediakan 200 kacamata khusus kepada pengunjung. Nyala antusiasme warga nyata membayang. Mengantre lantaran jumlah pengunjung yang datang melebihi kacamata yang tersedia pun tak menjadi masalah.

Sebagian menyulap klise film atau memakai kacamata dan helm rayben untuk pelindung. Selain dijubeli fotografer profesional, pasukan tongsis pun tak ketinggalan beraksi mengabadikan peristiwa langka tersebut.

Ya, selalu ada cara buat orang yang kesulitan tapi kreatif. Mereka datang dari berbagai kalangan dan lintas generasi. Antusiasme warga menyaksikan peristiwa tersebut secara langsung merupakan bukti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Waktu bisa mengubah banyak hal. Tak seperti tatkala Aceh terakhir kali dillintasi GMT puluhan tahun silam, kini tak ada ketakutan yang membayangi di wajah mereka. Malah pengalaman berburu gerhana matahari menjadi momen yang ditunggu-tunggu.

“Gerhana matahari merupakan bukti kekuasaan Allah. Ini bukan ajang wisata,” ujar Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dalam sambutannya.

Di Indonesia, Aceh merupakan wilayah yang pertama kali dilintasi gerhana matahari. Selain di TDMRC Banda Aceh, titik lainnya yang dijadikan lokasi melihat gerhana matahari yaitu KP3 Lhokseumawe.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved