Gerhana Sempat Tertutup Awan Selama 28 Menit

Warga Kota Lhokseumawe yang berkumpul di kawasa KP-3, baru dapat melihat gerhana matahari baik

* Warga Lhokseumawe Padati Sejumlah Masjid

LHOKSEUMAWE - Warga Kota Lhokseumawe yang berkumpul di kawasa KP-3, baru dapat melihat gerhana matahari baik melalui teleskop dan kacamata, sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (9/3). Sebab, saat gerhana mulai terjadi, kawasan tersebut tertutup awan mendung selama 22 menit. Setelah itu, masyarakat dapat melihat jelas terjadinya gerhana matahari.

Kepala Pusat Studi Ilmu Falak STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail SSy MA menjelaskan, meskipun pada pukul 07.02 WIB gerhana matahari mulai terlihat, namun sempat sesekali tertutup awan selama 28 menit. Gerhana baru sangat jelas terlihat di Lhokseumawe mulai pukul 07.30 WIB hingga berakhir pukul 08.27 WIB.

Meski sempat tertutup awan mendung, prosesi pengamatan dan shalat gerhana di KP-3 berlangsung sukses. Tak hanya di KP-3, ribuan masyarakat juga melaksanakan shalat gerhana di masjid-masjid yang ada di kota tersebut seperti Masjid Agung Islamic Center, Masjid Baiturrahman, Masjid Al-Hikmah Cunda, dan sejumlah masjid lainnya.

Pantauan Serambi, sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai datang ke KP-3. Saat waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB, warga pun semakin ramai memadati lokasi itu. Saat gerhana mulai terlihat, warga secara bergantian melakukan pengamatan melalui teleskop dan kacamatan yang disediakan panitia. Shalat gerhana di KP-3 dimulai pukul 07.20 WIB dengan imam Ustaz Fauzan, dan tausiah disampaikan Ketua MPU Lhokseumawe Tgk Asnawi Abdullah.

Sementara itu, gerhana matahari terlihat di wilayah Kabupaten Bireuen, Rabu (9/3) sekira pukul 07.40-07.43 WIB. Matahari terlihat seperti bulan sabit. Sementara masyarakat melaksanakan shalat gerhana di sejumlah masjid dan meunasah-meunsah di kabupaten tersebut.

Salah satu titik berkumpulnya warga untuk melihat gerhana matahari yaitu di Tugu Batee Kureng, depan Pendopo Bupati Bireuen. Bupati Bireuen, Ruslan M Daud juga datang ke lokasi itu dan berbaur dengan warga. Usai melihat gerhanam warga membubarkan diri, sementara Bupati Ruslan menuju Masjid Agung untuk melaksanakan shalat gerhana.(bah/c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved