Menikmati Kudapan Tradisional Aceh di Warung Pusaka Indatu Kuliner

Maka tak lengkap pelesir ke suatu daerah tanpa mencoba kuliner khas. Kudapan menjadi salah satu peneman favorit menghabiskan sore.

Menikmati Kudapan Tradisional Aceh di Warung Pusaka Indatu Kuliner
SERAMBINEWS.COM/NURUL HAYATI
Kudapan tradisional Aceh berupa bu payeh 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Makanan tak selalu tentang citarasa, tapi juga tentang cerita yang ada di dalamnya.

Maka tak lengkap pelesir ke suatu daerah tanpa mencoba kuliner khas. Kudapan menjadi salah satu peneman favorit menghabiskan sore.

Jika anda berkesempatan berkunjung ke Aceh, mampirlah ke Warung Pusaka Indatu Kuliner. Warung terbuka yang menawarkan atmosfer sederhana seperti halnya menu yang ditawarkan.

Namun keberadaannya membuat warga pribumi bisa bernapas lega. Pasalnya di luar ritual adat, kudapan tradisional semakin jarang ditemui.

Adalah sang pemilik, Mukhlis Abu Bakar yang mempunyai ide melestarikan kuliner warisan leluhur atau yang dalam bahasa lokal disebut indatu.

Terletak di Jalan Peulangi Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh, tempat ini muenyuguhkan rupa-rupa kudapan tradisional Aceh dengan tepung dan santan sebagai bahan utama.

Apam menjadi menu andalan tempat ini. Makanan sejenis serabi ini disantap bersama kuah santan berisi potongan nangka dan pisang.

Rasakan gurihnya saat apam yang berbahan dasar tepung beras diguyur dengan kuah santan dan disantap hangat-hangat.

Apam menempati tempat yang istimewa dan hanya hadir saat ritual adat. Di Aceh, apam atau serabi biasanya disuguhkan kepada tetamu yang melayat saat takziah atau upacara kematian.

Halaman
123
Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help