SerambiIndonesia/

MIT Luncurkan Masailul Android

Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Aceh berhasil mengkonversikan kitab Masailul Muhtady

MIT Luncurkan Masailul Android
Kitab Masailul Muhtady versi android 

BANDA ACEH - Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Aceh berhasil mengkonversikan kitab Masailul Muhtady ke dalam aplikasi android. Inovasi itu digagas relawan MIT Aceh akhir tahun 2015 dengan melibatkan Pimpinan Dayah Nihayatul Muhtaj, Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya), Tgk Nawawi Hakimis.

Ketua Komunitas MIT Aceh, Teuku Farhan kepada Serambi, Rabu (6/4) mengatakan, pihaknya tertarik mengembangkan aplikasi itu agar kitab legendaris itu dapat dibaca semua kalangan terutama generasi muda melalui android. “Selama ini, kitab itu terkesan hanya dibaca kalangan santri. Makanya, kami ingin mengubah paradigma tersebut dengan membuat versi aplikasi android,” ujarnya.

Menurut Farhan, kitab yang awalnya bertulisan Arab Jawi itu dikonversikan ke bahasa Melayu, agar memudahkan pembaca memahami isinya. “Dengan mengubah bahasa, kita harapkan peminat ilmu agama makin banyak, terutama kaum muda yang tak bisa lepas dari smartphone android,” kata Farhan. Disebutkan, aplikasi itu dapat diunduh dengan mengetik Kitab Masailul Muhtady di Playstore.

Ditambahkan, Kitab Masailul Muhtady karangan Syaikh Muhammad Baba Rumi, ulama asal Turki yang masyhur di Aceh. Kitab itu membicarakan tentang hukum fiqh yang dibuat dalam bentuk soal dan jawab. Di antara masala yang dibahas dalam kitab tersebut, kata Farhan lagi, adalah perkara fardhu dan sebab yang mewajibkan mandi, perkara istinjak, syarat iman, rukun Islam, syarat Islam, serta syarat dan fardhu lainnya.

Ketua Komunitas MIT Aceh, Teuku Farhan juga mengatakan, untuk membuat kitab Masailul Android, pihaknya meminta bantuan Pimpinan Dayah Nihayatul Muhtaj, Manggeng, Abdya, Tgk Nawawi Hakimis untuk menerjemahkan ke Bahasa Melayu.

“Kami berharap ke depan lebih banyak lagi kitab dan tulisan ulama Aceh yang dapat diakses melalui Android yang kini sangat populer dan digunakan miliaran orang di seluruh dunia. Alhamdulillah, sekarang jumlah pengunduh aplikasi ini sudah lebih dari 500 orang,” pungkas Farhan.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help