Mendagri Sorot Tingkat Kemiskinan Aceh Tinggi

Ada lima isu strategis yang belum ditangani secara optimal di Aceh, sehingga tingkat

Mendagri Sorot Tingkat Kemiskinan Aceh Tinggi
Rumah warga miskin di salah satu kabupaten di Aceh 

* Masih di Atas Nasional

BANDA ACEH - Ada lima isu strategis yang belum ditangani secara optimal di Aceh, sehingga tingkat kemiskinan di provinsi ini jadi tinggi. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 17,11 persen, sedangkan rata-rata nasional cuma 11 persen.

“Angka kemiskinan di Aceh masih di atas rata-rata nasional. Masalah ini perlu ditangani tahun ini dan tahun selanjutnya,” kata Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Reydonnizar Moenek, saat presentasi mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Aceh Tahun 2016 di Gedung Utama DPRA, Kamis (14/4) pagi.

Sebagai salah satu narasumber dalam acara tersebut, Reydonnizar mengatakan, ada enam isu strategis pembangunan Provinsi Aceh tahun 2017 yang perlu menjadi fokus Pemerintah Aceh dalam penyusunan Rencana Kerja Aceh (RKA) tahun 2017.

Pertama adalah penanganan pembangunan infrastruktur antarsektor dan antarwilayah yang belum terintegrasi. “Ini perlu segera dituntaskan,” imbuh Reydonnizar.

Kedua, mutu pendidikan Aceh masih rendah. Ketiga, derajat kesehatan juga masih rendah. Keempat, ketahanan pangan Aceh juga belum mantap dan nilai tambahnya masih rendah. Kelima, pemanfaatan sumber daya alam Aceh belum optimal.

“Akibat dari lima isu strategis tadi yang belum ditangani optimal, menyebabkan kemiskinan di Aceh menjadi tinggi. Bahkan berada di atas rata-rata nasional. Masalah ini menjadi isu strategis keenam yang perlu ditangani tahun ini,” imbuh Reydonnizar Moenek.

Upaya untuk penanganan enam isu strategis yang masih menjadi kelemahan Aceh itu, kata Reydonnizar, memang sudah dilakukan Pemerintah Aceh yang berkuasa saat ini setiap tahunnya bersama pemerintah kabupaten/kota. Tapi belum berjalan maksimal.

Untuk itu, Reydonnizar berharap dalam Musrenbang 2016 untuk penyusunan rencana kerja tahun 2017, Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota membuat perencanaan yang terintegrasi guna mengatasi enam isu strategis yang telah ia paparkan itu. “Mudah-mudahan pada tahun 2018 nilainya bisa naik dan jumlah penduduk miskin di Aceh bisa turun, berada di bawah rata-rata nasional,” ujarnya.

Ia juga menyatakan sumber daya alam Aceh cukup banyak, tapi kenapa belum bisa dimanfaatkan maksimal untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Aceh? “Apakah karena pelayanan birokrasi perizinan untuk berusaha masih sulit, sehingga investor kurang tertarik menanamkan investasinya di Aceh?” ujar Reydonnizar.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help