Film Surga Menanti

Film Surga Menanti Tayang 2 Juni

Film Surga Menanti yang dibintangi isteri dari almarhum penceramah kondang, Ustaz Jefry Albuchori

Film Surga Menanti Tayang 2 Juni
SERAMBI/MASYITAH RIVANI
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa aduddin Djamal dan Produser Film Surga Menanti menggelar konfrensi pers di Balai Kota Pemko Banda Aceh, Jumat (27/5). Film Surga Menanti akan tayang pada 2 Juni mendatang.SERAMBI/MASYITAH RIVANI 

* 4 Lokasi Syutingnya di Banda Aceh

BANDA ACEH - Film Surga Menanti yang dibintangi isteri dari almarhum penceramah kondang, Ustaz Jefry Albuchori, Pipik Dian Irawati (Umi Pipik), Agus Kuncoro, dan pemuda asal Bireuen, Syakir Daulay akan tayang perdana di 40 biskop di Indonesia pada Kamis (2/6) mendatang.

Film yang menceritakan tentang perjuangan seorang Daffa (Syakir Daulay), si penghafal (hafiz) Alquran yang ingin memuliakan orang tuanya lewat kesuksesannya yang sebenarnya tidak mudah digapai Daffa ini, juga mendatangkan bintang tamu sosok pemimpin perempuan yang peduli dunia pendidikan dan syiar Islam ialah Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal dan Syekh Ali Jaber.  

Wali Kota Banda Aceh, Illiza mau ikut ambil bagian di film ini. Sosok yang diperankan Bunda panggilan akrab Illiza di sini mungkin tidak jauh dari jabatan yang diembani Illiza saat ini, seorang ibu pemimpin.

“Dalam film ini Bunda Illiza yang memberikan beasiswa kepada Daffa (Syakir Daulay) seorang mahasiswa berprestasi untuk dapat melanjutkan pendidikannya,” kata Produser Film Surga Menanti, Linda Setiawati dalam konfrensi press yang digelar di Balai Kota Banda Aceh, Jumat (27/5).

Linda menyebutkan, 20 persen durasi film ini mengambil lokasi di Banda Aceh antara lain di Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, Kampus UIN Ar-Raniry, dan Ulee Lheue. Selebihnya, lokasi film ini diambil di Wonosobo, Cirebon, dan Beijing.

 Melalui entertaiment
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, dengan film ini mendapatkan kesempatan mempromosikan Aceh dengan menunjukkan kepada dunia bahwasanya Aceh pascatsunami dan konflik sudah aman dan bangkit kembali.

“Kita ingin menunjukkan ke dunia bahwasanya, kita menerapkan syariat Islam juga bukan berarti kita tidak boleh atau menghindari entertaiment. Melalui film layar lebar ini saya rasa akan lebih cepat kita bisa menunjukkan itu, jadi ini juga suatu bentuk syukur kita,” ujar Illiza dalam konfrensi pers kemarin.

Dalam kesempatan itu, Illiza menambahkan, setelah tayang perdana pada 2 Juni nanti, untuk Banda Aceh akan diadakan nonton bareng Film Surga Menanti.(avi)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved