Puisi

Berikan Aku Ramadan

Berikan aku Ramadan Ini pinta ikhlasku pada-Mu Berikan yang cantik jelita

Karya Nurdin F. Joes

Berikan aku Ramadan
Ini pinta ikhlasku pada-Mu
Berikan yang cantik jelita
Yang kulitnya mulus
Yang santun berbudi
Yang tak ada sedikit pun
cacat- celanya
Berikan aku Ramadan
Yang hatinya bersih
Yang tak suka fitnah
Yang cinta padaku
Yang selalu setia menegurku
Berikan aku
Ramadan yang miskin
Yang tak banyak meminta
Karena aku sendiri
amat miskin
Tak mampu memberikan
banyak pinta
Berikan aku Ramadan
Yang terang hatinya
Bisa melafadzkan nama-Mu
Yang bisa mengeja cinta-Mu
Berikan aku Ramadan
Yang bersih terang telinganya
Cukup sekali dipanggil nama-Mu
Tak perlu berulang-ulang
Karena amat banyak butuh waktu
Berikan aku Ramadan
Yang tangan kakinya seimbang
Anggun berjalan
Bisa mengayunkan langkah
Dan tangan melenggang
Dari terminal awal
Sampai terminal-terminal berikutnya
Berikan aku Ramadan
Ramadhan yang kekasih
Ramadhan yang asih
Dengan itu dalam ranjang yang sempit pun
Aku bisa tidur berdua
Berikan aku Ramadan
Ramadhan yang tahan uji
Tak gampang sakit
Yang tahan kantuk
Tak gampang tidur
Aku butuh bercakap lama-lama
Berikan aku Ramadan
Kekasih selalu setia
Berjalan tangan bergandeng
Menuju masadepan
Yang pasti menunggu
Banda Aceh, 19 November 2000
Di Tanah Ini Aku Berdoa
Di tanah ini,
Tanah milik-Mu ya Rabbi
Aku berdoa sendiri
Jauh menepi
Menadah tangan pada-Mu
Menghindar orang ramai
Karena takut jadi ria
Bersembunyi di sebalik besi-besi
Bahan bangunan gedung* kami
Ada titik-titik airmata
Saat menghiba pada-Mu
Dalam degup jantung dan haru
Jika selesai gedung ini, ya Rabbi
Aku boleh tak punya apa-apa
Aku cuma butuh ridha-Mu
Aku juga butuh lapis-lapis kenangan
dari anak dan istri
Yang tiap hari membangun lembar
-lembar doa
Agar aku selalu dapat patuh
dan tunduk pada titah-Mu
Jika aku boleh berharap lagi
Aku juga mungkin butuh
Kilau bersih cahaya airmuka
Dari segala penduduk kampung
Jutaan makhluk bumi
Lalu jari-jemari kami saling
menyapa
tanpa basa-basi
Di hadapan Engkau yang jadi saksi
Jika gedung ini selesai terbangun
Aku butuh kedamaian ya Rabbi
Sedamai alun musik
Dari gelombang zikir
Lirih dari helaan nafas jutaan
hamba-Mu
Yang akan berteduh di sini
Silih berganti

Banda Aceh, 01 Juni 2016

* Nurdin F. Joes, adalah penyair Aceh kelahiran Sigli 4 Januari 1963. Penyair ini memenangkan Lomba Cipta Puisi Untuk Kemerdekaan Namibia (Toward Namibian Independence) dilaksanakan Kantor Penerangan PBB (UNIC) 1987.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved