KUPI BEUNGOH

Wahai Pemimpin, Berilah Kami Makanan Halal

“Kurang lebih kamu ajak saya makan di rumah kamu. Kan enggak mungkin saya bertanya di mana label halal."

Wahai Pemimpin, Berilah Kami Makanan Halal
Zainal Arifin M Nur 

“WARUNG ini halal tak ya. Pasal saya tak lihat ada cap halal,” pertanyaan Farid, teman yang warga Malaysia begitu menyentak saat saya bawa mengajaknya makan di sebuah warung di Banda Aceh.

Tanpa berpikir panjang, spontan saya menjawab. “Hampir semua warung di Aceh ini milik muslim, pekerjanya juga muslim. Jadi jangan pernah meragukan kehalalannya.”

Ia masih terlihat ragu. Wajahnya masih celingukan mencari-cari label halal di rak makanan di warung makan itu. Dengan teliti dia melihat satu persatu makanan yang dipajang di dalam rak.

Untuk meyakinkan dia, saya menambahkan argumen, “Kurang lebih kamu ajak saya makan di rumah kamu. Kan enggak mungkin saya bertanya di mana label halal. Percayalah, saya tidak akan membawa kamu ke rumah makan nonmuslim. Lagipula, hampir tidak ada warung makan nonmuslim di Aceh, kecuali di daerah perbatasan.”

Penjelasan saya berhasil meyakinkan dia untuk makan dengan lahap. Tak lupa pula, dia memuji kelezatan kuliner Aceh yang beraneka macam. “Lazat,” ungkap pemuda yang suka traveler ini.

Kedatangan Farid ke Aceh berawal ketika kami berjumpa saat sama-sama bertandang ke Brunei Darussalam, tiga tahun lalu. Dia tertarik ke Aceh setelah saya dan beberapa rekan mempromosikan keindahan alam dan daya tarik wisata spritual di Aceh.

Percakapan dengan Farid saat dia berkunjung ke Aceh sekitar 6 bulan lalu, kini kembali terngiang di kepala saya.

“Benarkah makanan dan minuman di warung-warung di Aceh sudah terjamin kehalalannya?”

Pertanyaan ini sendiri mencuat setelah saya mendengar penjelasan beberapa ustaz yang mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kopi Luwak.

Tgk Faisal Ali, yang saat ini menjabat sebagai Ketua PW Nahdhatul Ulama (NU) Aceh, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, serta Pemimpin Dayah Mahyal ‘Ulum Al-Aziziyah Sibreh‎, Aceh Besar, adalah salah satu ulama yang menyorot tentang kehalalan makanan di Aceh.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved