Wanita Hamil di Inggris Bisa Konsumsi Telur Setengah Matang

kini wanita hamil sudah dapat memakan telur setengah matang tanpa perlu khawatir perihal bakteri salmonella.

Wanita Hamil di Inggris Bisa Konsumsi Telur Setengah Matang
Google/Net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Demi menjaga kesehatan bayi dan kandungan, wanita hamil biasanya memiliki beberapa larangan atau pantangan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Mulai dari makanan yang pedas, asam, mengandung Monosodium Glutamat hingga makanan setengah matang atau mentah.

Melansir CNN, kini wanita hamil sudah dapat memakan telur setengah matang tanpa perlu khawatir perihal bakteri salmonella.

Sebuah laporan dari Advisory Committee on the Microbiological Safety of Food (ACMSF), memutuskan bahwa risiko salmonella dari telur di Inggris sangat rendah. Namun sayangnya, hal itu baru berlaku pada telur yang diproduksi di bawah pengawasan pemerintah setempat.

Kode 'Singa' yang tertera pada telur, menunjukkan bahwa telur itu adalah hasil dari ayam betina yang telah divaksinasi dari bakteri Salmonella. Tak hanya itu, standar kesejahteraan dan kesegaran hewan pun telah ditegakkan agar menghasilkan kualitas telur yang baik.

Laporan komite keselamatan Inggris ini telah dibuat rekomendasinya untuk Food Standards Agency (FSA), dan mengubah saran sebelumnya yang menunjukkan bahwa telur mentah dapat menyebabkan keracunan makanan.

Dalam laporan itu juga tertulis, kelompok ini menganggap bahwa telur yang diproduksi dengan kode berlabel 'Lion' dipastikan sangat rendah dari risiko, dan dapat disajikan mentah atau dimasak sebentar untuk setiap kelompok lapisan masyarakat.

Hal itu pun termasuk pada mereka yang rentan terhadap infeksi, termasuk yang dalam perwatan di rumah ataupun rumah sakit.

Menanggapi laporan tersebut, pemerintah Inggris melalui ketua kelompok ACMSF, Profesor John Coia, mengatakan bahwa komite telah menemukan adanya pengurangan besar dalam risiko dari Salmonella pada telur ayam sejak tahun 2001.

Pedoman Berbeda Diterapkan Di Amerika Serikat.

Berbeda dengan Inggris, aturan Food and Drug Administration (FDA), sebelumnya telah menyatakan larangan untuk mengonsumsi telur mentah, terutama pada orang yang rentan terhadap risiko bakteri salmonella yaitu wanita hamil, anak-anak, dan yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

FDA memperkirakan bahwa 30 kematian setiap tahun disebabkan oleh makan telur dengan terkontaminasi salmonella. Akibatnya, Keamanan Pangan mereka untuk calon ibu menganjurkan bahkan memperingatkan wanita hamil untuk tidak mengonsumsinya.

"Jangan gunakan resep di mana telur tetap mentah atau hanya dimasak sebagian," katanya.

Sementara itu, FDA pun menerapkan aturan pada peternakan, masa penyimpanan serta pengiriman, untuk mencegah kontaminasi telur dari bakteri tersebut.(CNN Indonesia)

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved