Ketua PKK Buka Pacuan Kuda

Ketua PKK Gayo Lues (Galus) yang juga first lady ‘Negeri Seribu Bukit’, Hj Salamah Ibnu Hasim

* Berhadiah Rp 216 Juta

BLANGKEJEREN - Ketua PKK Gayo Lues (Galus) yang juga first lady ‘Negeri Seribu Bukit’, Hj Salamah Ibnu Hasim secara resmi membuka lomba pacuan kuda di stadion Buntul Nege Blangsere, Senin (8/8) pagi. Peserta yang berasal dari tiga kabupaten bertetangga, Gayo Lues, Aceh Tengah dan Bener Meriah akan memperebutkan hadiah Rp 216 juta.

Dalam acara itu, Pemkab Galus bekerjasama dengan pengurus Persatuan Kuda Seluruh Indonenai (Pordasi) Gayo Lues (Galus) dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI. Hiburan rakyat pacuan kuda tradisional dengan joki tanpa pelana tersebut digelar selama tujuh hari, dari 8 sampai 14 Agustus 2016.

Acara pembukaan lomba kuda itu ditandai dengan pengutingan pita di stadion yang didampingi Sekdakab Galus Thalib SSos dan sejumlah perwakilan unsur Muspida Plus. Pacuan kuda kuda itu juga dihadiri sejumlah anggota masyarakat, selain para PNS dan pihak terkait lainnya, termasuk para pejoki dan ofisial dari tiga kabupaten.

Namun, salah seorang joki mengalami cedera setelah terjatuh dan diinjak kuda yang akan dipacu pada ronde awal, sehingga dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan para pejoki lain mulai menunjukkan kemampuan untuk menjadi yang terbaik pada hari pertama seusai dibuka oleh Hj Salamah.

“Galus selama ini bukan hanya terkenal dengan tarian Saman, akan tetapi juga dikenal hiburan rakyat berupa pacuan kuda tradisional ini,” jelas Thalib yang membacakan kata sambutan Bupati Ibnu Hasim yang berhalangan hadir, sehingga pembukaan diwakili oleh istrinya.

Sekdakab mengatakan pacuan kuda ini tidak dipandang dari sisi hiburan rakyat saja, tetapi juga untuk meningkatkan tali silaturrahmi antara warga tiga kebupaten bertetangga ini. Dia menjelaskan, juga bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara, Ketua Panitia, Abdul Wahab SPdi mengatakan pacuan kuda diikuti sebanyak 132 ekor kuda. Dirincikan, Aceh Tengah mendatangkan 18 ekor, Bener Meriah 41 ekor dan Galus sebagai tuan rumah sebanyak 73 ekor. “Jumlah peserta tahun ini menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama Aceh Tengah dengan jumlah seadanya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, hal tersebut tidak terlepas dari rencana Pemkab Aceh Tengah yang juga menggelar perhelatan serupa dalam waktu dekat ini, juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI. Sehingga, katanya, Aceh Tengah hanya mengirimkan peserta seadanya.

“Event pacuan kuda ini memperebutkan hadiah dan piala bergilir senilai Rp 216 juta,” sebut Abdul Wahab. Sedangkan anggota panitia lainnya, Ramli Syarif berharap pengunjung dilarang berkeliaran di garis pacuan kuda demi keselamatan bersama.

Sebelumnya, Pemkab galus menggelar lomba pacuan kuda di lapangan Buntul Nege Blangsere selama sepekan, dari 14 sampai 20 September 2015. Sekdakab Galus, Thalib SSos membuka secara resmi lomba pacuan kuda yang diikuti tiga kabupaten dalam rangka memeriahkan HUT ke-70 RI.

Sebanyak 173 ekor kuda jantan dan betina berlaga dalam event itu yang sudah menjadi agenda tahunan ketiga kabupaten itu yang menggelar secara bergantian. Pada acara pembukaan, sejumlah pejabat tampak hadir bersama para peserta, tetapi jumlah penonton minim, karena sebagian besar tribun kosong.

Ketua panitia, Abdul Wahab SPdI, mengatakan lomba pacuan kuda diikuti 173 ekor kuda. Dirincikan, Kabupaten Aceh Tengah mengirim 48 ekor, Bener Meriah 52 ekor dan Galus sebagai tuan rumah sebanyak 72 ekor.

Pada perhelatan serupa tahun 2014 lalu, kuda pacu dari Aceh Tengah berhasil memborong piala bergilir setelah memperolah juara umum dalam lomba pacuan kuda di lapangan Buntul Nege Blangsere, Galus yang dimulai 8 September dan berakhir 14 September 2014.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved