Pecahan Kendi Ramal Ashanty Mengandung Bayi Laki-laki

Upacara adat tersebut bertujuan untuk mendoakan keselamatan dan kelancaran proses kelahiran calon anak kedua Ashanty

Pecahan Kendi Ramal Ashanty Mengandung Bayi Laki-laki
KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Anang Hermansyah dan Ashanty menggelar prosesi tujuh bulanan dengan adat mitoni di kediamannya, di Villa Cinere Mas, Cinere, Depok, Minggu (21/8/2016). 

SERAMBINEWS.COM - Pasangan penyanyi Anang Hermansyah dan Ashanty Siddik menggelar prosesi selamatan tujuh bulanan atau yang biasa disebut mitoni --dalam adat Jawa--.

Upacara adat tersebut bertujuan untuk mendoakan keselamatan dan kelancaran proses kelahiran calon anak kedua Ashanty yang tengah dikandungnya.

Anang dan Ashanty memulai prosesi adat yang digelar di Villa Cinere Mas, Cinere, Depok, Minggu (21/8/2016), dengan berjalan beriringin menuju panggung siraman atau krobongan bersama anak pertama mereka, Arsy Addara Musicia Nurhermansyah.

Mereka juga ditemani oleh kedua anak Anang dari pernikahannya dengan penyanyi Krisdayanti, yakni Titania Aurelie Nurhermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah.

Proses siraman diawali oleh Anang yang menyiram bahu hingga perut Ashanty. Lalu, disusul kemudian oleh sanak keluarga dekat dengan cara yang sama.

Setelah siraman selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan pemecahan kendi. Pada proses ini, Anang sendiri yang memahkannya.

Dalam adat Jawa, prosesi pemecahan kendi ini memiliki makna tertentu untuk mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan sang ibu. Yakni, jika cucuk atau paruh kendi tidak hancur, maka dapat diartikan bahwa si jabang bayi berkelamin laki-laki.

Begitu pula sebaliknya, jika kendi hancur berkeping-keping dapat diartikan bahwa pasangan yang berbahagia akan dikaruniai anak perempuan.

"Anakku laki-laki," kata Anang begitu ia mengetahui kendi yang dipecahkannya menyisakan bagian cucuk. Raut wajah Anang dan Ashanty pun langsung sumringah. Begitu pula dengan Aurel dan Azriel.

Setelah melalui beberapa proses siraman,  selanjutnya ada tujuh model busana batik yang dikenakan oleh Ashanty.

Dari ketujuh baju yang dikenakan itu, pihak keluarga akan menilai apakah Ashanty pantas atau tidak mengenakannya. Jika mereka menyatakan tidak pantas, maka Ashanty akan menggantinya dengan model lain.

"Sudah pantas belum?" tanya Anang setelah memakaikan baju model pertama kepada Ashanty.

"Belum pantas, ganti lagi. Sudah berapa kali gantinya? 20 kali," kelakar penyanyi senior Titiek Puspa yang turut menghadiri gelaran mitoni tersebut.

Setelah baju keenam tidak kunjung ada yang pantas, baju ketujuh pun akhirnya mempunyai jawaban yang paling ditunggu. Warna baju tersebut serupa dengan yang dikenakan oleh Anang, Aurel, Azriel, dan Asry, yaitu abu-abu.

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved