KUPI BEUNGOH

Suasana Indonesia di Saudi Arabia

Pada gerbang selamat datang di masjid Nabawi di Madinah, misalnya, ada tulisan selamat datang dalam bahasa Indonesia.

Suasana Indonesia di Saudi Arabia
Hasan Basri M Nur 

MUSIM haji datang lagi. Umat Islam dari berbagai penjuru dunia berbondong-bondong berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji yang merupakan bagian dari rukun Islam.

Selain Kota Suci Mekkah, 3 juta jiwa lebih jamaah haji juga akan mengunjungi Madinah, kota yang didiami Nabi setelah hijrah yang selanjutnya menjadi ibukota pemerintahan Islam.

Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah adalah dua kota suci di Saudi Arabia yang tiada henti dikunjungi umat Islam dari berbagai pelosok dunia.

Kedua kota ini sibuk selama 24 jam. Tamu Allah dari Indonesia tergolong sangat tinggi jumlahnya. Orang Indonesia sangat mudah ditemui dimana saja; di masjid, jalan, hotel dan pasar.

Banyak juga orang Indonesia yang bekerja sebagai TKI di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, hotel dan mall. 

Konsekuensi banyaknya orang Indonesia membuat otoritas Mekkah dan Madinah memberi perhatian khusus bagi Indonesia. Salah satunya adalah dengan menempel pengumuman-pengumuman penting dalam bahasa Indonesia, selain dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris tentunya. (BACA: Bekerja di Hotel, Berdoa di Raudhah)

Pada gerbang selamat datang di masjid Nabawi di Madinah, misalnya, ada tulisan selamat datang dalam bahasa Indonesia. Hal yang sama juga terlihat di berbagai sudut lain, seperti di areal Raudhah di shaf depan dalam Masjid Nabawi, demikian juga di Masjidil Haram.

Pada sisi lain, petugas keamanan di lingkungan dua masjid itu juga paham bahasa Indonesia. Jangan kaget jika kita bertanya dalam bahasa Inggris, tapi dijawab dalam bahasa Indonesia. Itu dalam lingkungan masjid, bagaimana kondisi di luar sana?

Bahasa Indonesia di Pasar Saudi

Suasana Indonesia terasa lebih kental ketika kita memasuki pasar dan mall-mall. Di Mall Bin Daud Madinah, misalnya, pedagang berbangsa Arab menyapa orang Indonesia dengan bahasa Indonesia yang “fasih dan gaul”.

Halaman
123
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved