Thailand Kerahkan Polisi untuk Awasi Pemburu Pokemon

Para pemain Pokemon Go yang melanggar bisa dikenakan denda 1.000 baht atau sekitar Rp382.000.

Thailand Kerahkan Polisi untuk Awasi Pemburu Pokemon
The Pokemon Company
Pokemon Go. 

SERAMBINEWS.COM -- Para pemain Pokemon Go di Bangkok, Thailand, disalahkan atas meningkatnya jumlah kecelakaan di jalan. Pemerintah merasa perlu menghentikan perilaku sembrono mereka dengan cara mengerahkan polisi untuk mengawasi pemain Pokemon Go.

Situs teknologi CNet melaporkan, Kepolisian Bangkok mengerahkan 50 petugas polisi yang dilengkapi ponsel pintar untuk berpatroli di 10 lokasi dengan lalu lintas ramai.

Kepala Kepolisian Bangkok, Sanit Mahathavorn, menyebut para polisi ini sebagai "penangkap para penangkap Pokemon."

Mereka akan mengawasi seseorang yang berjalan sambil mengoperasikan ponsel pintar tanpa menghindahkan keadaan sekitar. Para pengemudi yang berjalan tak teratur atau menghambat lalu lintas, tak luput dari pengawasan polisi ini.

Para pemain Pokemon Go yang melanggar bisa dikenakan denda 1.000 baht atau sekitar Rp382.000.

Selain itu, Kepolisian Bangkok berkata akan mengenakan denda lain kepada pengguna Pokemon Go yang bermain dengan "cara yang tidak pantas" meskipun polisi setempat tak memberi rincian penjelasannya.

Pokemon Go dikembangkan oleh perusahaan Niantic yang bekerjasama dengan The Pokemon Company. Game ini meminta pengguna untuk berburu Pokemon di berbagai tempat, lalu mengunjungi Pokestop untuk mengumpulkan peralatan berburu, atau Pokegym untuk adu tarung kekuatan monster andalan.

Thailand sebelumnya melarang pengembang game Pokemon Go, dalam hal ini Niantic, untuk memanfaatkan lokasi yang dinilai penting. Beberapa tempat itu adalah Royal Palace, Kuil Buddha, gedung pemerintahan, dan rumah sakit.

Keputusan diambil setelah Komisi Nasional Penyiaran dan Telekomunikasi bertemu dengan lima operator telekomunikasi setempat untuk membahas masalah keamanan data. (CNN Indonesia)

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved