SerambiIndonesia/

Pilkada 2017

Apa Karya Inginkan Pilkada Aceh Damai

Bakal calon gubernur Aceh yang maju melalui jalur independen, Zakaria Saman

Apa Karya Inginkan Pilkada Aceh Damai
Bakal calon gubernur Aceh, Zakaria Saman (Apa Karya) bekunjung ke Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Aceh di Jalan ST Alaidinsyah, Banda Aceh, Selasa (30/8/2016). Apa Karya berbicara seputar pencalonan dirinya sebagai gubernur Aceh pada Pilkada yang akan digelar pada Februari 2017 mendatang. SERAMBI/M ANSHAR 

BANDA ACEH - Bakal calon gubernur Aceh yang maju melalui jalur independen, Zakaria Saman atau yang akrab disapa Apa Karya, menaruh harapan besar agar pelaksanaan Pilkada 2017 berlangsung damai.

“Kita berdoa kepada Allah dan meminta kepada rakyat agar Pilkada ini tidak ada keributan, pertumpahan darah, sehingga semuanya berjalan dengan tertib, aman, dan damai,” kata Apa Karya saat bersilahturahmi dengan wartawan di Sekretariat Bersama (Sekber) Jurnalis Banda Aceh, di Jalan STA Mahmudsyah, Selasa (30/8).

Apa Karya juga mengaku telah mengintruksikan semua timnya di lapangan untuk tidak memunculkan keributan. Bahkan untuk itu, Apa Karya mengaku sudah pernah menyampaikan hal itu langsung saat bertemu dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, sekitar 3 bulan lalu, serta bertemu dengan Pangdam IM dan Kapolda Aceh. “Kepada Pak JK, saya minta dikirim pasukan TNI dan Polri, khusus saat Pilkada di Aceh. Jangan dikirim sekarang, tapi khusus pada saat Pilkada, setelah itu pasukan ditarik kembali,” ujar Apa Karya, dalam bahasa Aceh yang kental.

Ia pun menginginkan lahirnya demokrasi di Aceh dalam pelaksanaan Pilkada Februari 2017 mendatang. Bagi Apa Karya, siapapun yang terpilih, tidak menjadi persoalan baginya atau siapa pun yang kalah dan yang menang juga harus siap menerima kenyataan itu.

Karena bagi Apa Karya, jika Pilkada Aceh itu berjalan aman dan damai, berarti pesta demokrasi yang diinginkan oleh rakyat dan negara sudah berjalan sesuai yang diharapkan. “Bek galak meupakee. Tapi meunyoe dipubloe ta bloe, yang bek ta meukat. (Jangan suka berkelahi. Tapi kalau dijual kita beli, yang jangan kita jual),” sebut Apa Karya.

Ia pun menyarankan kepada seluruh timnya di lapangan kalau ada keributan-keributan segera laporkan ke aparat kepolisian terdekat.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help