SerambiIndonesia/

Pilkada 2017

Puteh dan Apa Karya Optimis Menang

Dua kandidat bakal calon Gubernur Aceh dari jalur perseorangan/independen yakni Abdullah Puteh

BANDA ACEH - Dua kandidat bakal calon Gubernur Aceh dari jalur perseorangan/independen yakni Abdullah Puteh dan Zakaria Saman atau yang akrab disapa Apa Karya, optimis akan memenangkan Pilkada 2017.

Keyakinan dan rasa optimis tersebut disampaikan keduanya saat menjadi narasumber dalam diskusi tentang Pilkada 2017, yang diselenggarakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bekerja sama dengan The Aceh Institute bertempat di Sekretariat KAHMI di Gampong Kuta Baro, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (31/8) sore.

Abdullah Puteh mengatakan, dirinya maju dengan jalur independen merupakan pilihan dan sekaligus untuk mewakili aspirasi masyarakat Aceh. Puteh yakin peluang dari jalur independen cukup besar pada Pilkada 2017.

Menurut Puteh, saat ini tidak semua kader partai akan memilih kandidat yang diusung pada Pilkada 2017. “Tidak semua kader parpol akan memilih calon yang diusung, saya yakin mereka akan memilih calon atau figur-figur yang tepat,” kata Puteh.

Apalagi sambung Puteh, jika orang-orang di dalam partai adalah sahabat atau tergabung dalam konstituen yang lain (selain partai). Puteh sendiri mengaku pernah menjadi ketua beberapa organisasi sebelumnya, dan saat ini di dalam organisasi itu terdapat banyak kader dari bermacam partai politik.

“Nah ketika saya muncul, mereka akan memilih saya, mereka macam-macam partainya. Saat ini, ada kader-kader partai yang dekat dengan saya,” ujar mantan Gubernur Aceh tersebut.

Sementara itu, Apa Karya juga menyampaikan rasa percaya dirinya. Menggunakan bahasa Aceh, mantan menteri pertahanan GAM itu berbicara blak-blakan terkait Aceh, GAM, dan soal pencalonan dirinya dalam Pilkada 2017. “Nyoe ta ek untuk tatanggong jaweub limong juta ureung Aceh, kon tujuan tajak ek moto sedan. Nyoe tujuan untuk masyarakat Aceh, maka loen ek rhot independen dan loen ka pasti menang, insya Allah,” sebut Apa Karya disambut tempuk tangan perserta diskusi.

Dalam kesempatan itu, Apa Karya berharap Aceh ke depan tetap stabil dan aman seusai yang diharapkan masyarakat Aceh. Menurutnya, ke depan hal yang paling utama harus diurus adalah soal kesejahteraan masyarakat Aceh, ia tak ingin lagi ada masyarakat Aceh yang tidak sejahtera.

“Jinoe dumpeu jeut tapeugah, menyoe pruet deuk peu tajak peugah haba. Maka loen ek, calon wajeb, menang sunat, talo hareum, seri makroh,” pungkas Apa Karya.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help