Antarkan Penderita Gangguan Jiwa ke RSJ

Pemimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, dr Amren Rahim MKes meminta pihak masyarakat

BANDA ACEH - Pemimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, dr Amren Rahim MKes meminta pihak masyarakat agar mengantar keluarganya yang sakit jiwa ke RSJ. Sebab, selama ini banyak penderita gangguan jiwa berkeliaran di Kota Banda Aceh.

Hal tersebut dikatakan Amren Rahim menjawab Serambi Jumat kemarin sehubungan banyaknya penderita gangguan jiwa yang telantar di Banda Aceh.

“Kami masih sering melihat penderita gangguan jiwa yang berkeliaran di Banda Aceh. Mereka seharusnya direhabilitasi di RSJ, namun siapa yang mau mengantarkan mereka ke RSJ,” ujar Amren, seraya mengatakan pihaknya mampu sebatas merehabilitasi mereka yang sakit jiwa saja, sedangkan untuk membawa mereka ke RSJ adalah wewenang Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Amren berharap, dinas terkait dapat lebih proaktif menyelesaikan masalah penderita gangguan jiwa di Aceh. Dia menyontohkan, sebanyak 35 pasien gangguan jiwa yang diantarkan ke RSJ Aceh oleh dinas terkait beberapa waktu lalu, kini masih ditampung di RSJ, padahal kondisinya sudah sembuh. “Apakah mereka akan terus tinggal di RSJ seumur hidup? Tentu hal ini harus dipikirkan bersama, sebab masih banyak orang gila yang butuh pengobatan,” jelasnya.

Dia menegaskan, RSJ Aceh masih mampu menampung dan mengobati orang gila di Aceh lewat mekanisme rawat inap dan jalan. Disebutkan, berdasarkan data Juli 2016, pasien jiwa yang dirawat inap di RSJ Aceh berjumlah 340 orang, sedangkan pasien rawat jalan sebanyak 90 orang.

 Pusat Rehabilitasi Kuta Malaka
Pada bagian lain, dr Amren Rahim MKes mengatakan, RSJ Aceh akan membangun pusat rehabilitasi pasien jiwa di Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar pada tahun 2017. Lahan seluas 25 hektare telah dipersiapkan untuk pusat penanganan kasus kejiwaan dan napza secara komprehensif. “Lahan itu difokuskan untuk rehabilitasi psikososial dan rehabilitasi Napza,” ungkap Amren.

Disebutkan, di pusat rehab itu nantinya akan dibangun berbagai fasilitas termasuk sarana tempat melatih skil pasien jiwa yang telah sembuh.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help