SerambiIndonesia/

Pilkada 2017

Apa Karya: Nyoe Hana Le Jameun Maen Ancam

"Hai teungku, lawet nyoe hana le soe meuprang le. Peu prang, prang geundruet. Man meunyo jih meunang, soe jamin han karu?

Apa Karya: Nyoe Hana Le Jameun Maen Ancam
SERAMBI/M ANSHAR
Bakal calon gubernur Aceh, Zakaria Saman berbicara dengan Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesi, Sjamsul Kahar dan wartawan saat berkunjung ke Redaksi Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang PA, Aceh Besar, Selasa (10/5/2016). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan menteri pertahanan GAM, Zakaria Saman yang kerap disapa Apa Karya, meminta semua pihak untuk tidak lagi menakut-nakuti rakyat Aceh, apalagi demi tujuan untuk meraih kemenangan dalam Pilkada.

"Hai, nyoe hana le jameun maen ancam-ancam. Salah salah ditupuek teuh le rakyat Aceh. (Sekarang bukan lagi zamannya main ancam. Bisa-bisa dihajar sama rakyat)," ungkap Zakaria Saman melalui telepon kepada Serambinews.com, Rabu (7/9/2012).

Pernyataan tersebut disampaikan Apa Karya menanggapi merebaknya kabar adanya tim sukses kandidat tertentu yang mengeluarkan kata-kata bernada ancaman dan intimidasi guna memenangkan jagoannya.

Bahkan, ada pihak yang menyatakan Aceh tidak akan aman jika kandidat tertentu kalah dalam pilkada.

Zakaria Saman mengaku mendapat telepon dari beberapa pihak yang mempertanyakan pendapatnya terkait pidato tim sukses salah satu kandidat yang bernada ancaman, jika kandidat jagoannya kalah, maka Aceh akan perang lagi. (BACA: Abon Taleb: Kalau Mualem Kalah, Perdamaian di Aceh tak Akan Selamat)

Menanggapi hal ini, Apa Karya mengatakan, "Hai teungku, lawet nyoe hana le soe meuprang le. Peu prang, prang geundruet. Man meunyo jih meunang, soe jamin han karu? (Sekarang tidak ada lagi yang ingin berperang. Kalau dia menang, siapa jamin Aceh tidak akan kacau lagi?)."

Apa Karya pun meminta rakyat Aceh agar tidak terpengaruh dengan berbagai ancaman dan intimidasi yang ia perkirakan akan marak terjadi selama pilkada. (BACA: Kalau Mualem Kalah,Juragan Rela Kuburnya ditaburi Kotoran)

Menurutnya, semua ancaman itu hanya gertak sambal untuk menakut-nakuti rakyat agar memilih kandidat yang mereka usung.

"Uroe jeh (Pemilu dan Pilpres 2012-red), macam dipeugah. Meunyo sinyoe talo, akan ta ek u gle lom, akan jahannam. Man hana lagoe bukti? Ka pungo ureung peugah bek pungo geutanyoe deungo. (Dulu ketika Pemilu dan Pilres 2012, juga cukup banyak ancaman. Kalau si pulan kalah, maka akan naik gunung lagi. Tapi mana buktinya?" ucap Apa Karya.

"Beuneuteupeu le droenneuh, nyoe politek. Ditaguen manok, dipeugah itek, (Supaya Anda tahu, ini politik. Dia masak ayam dibilang itik)," tukasnya seraya tertawa terbahak-bahak.

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: ariframdan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help