Kementerian PU Gelar Green Festival di Pantai Manohara

RATUSAN peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orang dewasa, Kamis (15/9)

RATUSAN peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orang dewasa, Kamis (15/9) kemarin terlibat aktif dalam acara Green Festival Pijay tahun 2016 di Pantai Manohara, Pidie Jaya (Pijay). Puncak acara ini, penanaman 20 batang pohon cemara di lokasi tersebut.

Kegiatan kerjasama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Cipta KaryaSatker Penataan Bangunan dan Lingkungan Aceh dengan inas PU Bidang Tata Ruang Pijay ini, dibuka Bupati yang diwakili Asisten eistimewaan Ekonomi dan Pembangunan, Ir Jailani Beuramat. Kegiatan bertajuk “Bersih Pantaiku, Hijau Bumiku, Kotaku, Kotamu Bersih untuk Indonesia” ni, ditujukan untuk mengkampanye perlunya ruang terbuka hijau (RTH).

Mewakili Bupati Pijay, Jailani Beuramat mengajak masyarakatmendukung program kota hijau, dan mewujudkannya dengan kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan dan terdatanya komunitaskomunitas hijau yang telah ada.Sementara Kadis PU Pijay, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini melibatkan 116 orang, meliputianggota pramuka dan drumband.

Sedangkan peserta kegiatan Green Festival, sebanyak 90 orang terdiri dari murid TK/PAUD, SD dan SMP/ sederajat se-Pijay dan sebagian dari Pidie serta Aceh Utara. Selain penanaman pohon di kawasan pantai, oleh sejumlahpejabat pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, acara ini juga diisi dengan lomba mewarnai dan lomba menggambar. Masing-masing diikuti40 orang anak PAUD/TK/SD. Lomba baca puisi diikuti 10 orang murid SMP/sederajat.

Mereka berasal dari Pidie, Aceh Utara dan Pijay. Juarapertama masing-masing lomba mendapat hadiah Rp 500.000, juara kedua Rp 300.000, dan juara ketiga memperoleh Rp 200.000. AmatanSerambi, kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat.Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan atraksi drumband serta iburan di panggung terbuka denganmenampilkan beberapa artis lokal. Pantai Manohara di Gampong Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya ini, merupakanlokasi wisata pantai di kabupaten tersebut yang ramai dikunjungi masyarakat, khususnya ada hari libur. Pantai landai berpasir putihdengan puluhan warung/café yang mangkal berjejer disertai puluhan bale2 kecil serta payung beratap daun kelapa, ditata sedemikian rupa sebagai tempat istirahat sambil menikmati makanan atau minuman. esekali mata memandang ke laut lepas menatap oat-boat nelayan pencari ikan.

Pantai Manohara ini sebenarnyatelah berganti nama menjadi Pantai Meurah Seutia sejak dua tahun ilam, untuk menghilangkan kesan negatif. Karena pemerintah dan masyarakat setempat berharap wisata pantai ini bisa sejalan dengan pelaksanaan Syariat Islam dikawasan tersebut. Karena baik pemerintah maupun masyarakatmenyadari potensi pariwisata di kawasan pantai ini cukup memberi peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat ekitar. Hanya perlupengawasan dan pengelolaan yang lebih baik, serta upaya penghijauanagar pantai ini lebih teduh. Sehingga yaman dikunjungi, dan bisa menjadi contoh penerapan konsep wisata slami.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved